
Ilmu dan Pembebasan
HARI-hari sekarang ini, tak mudah buat orang macam Dicky Ermandara coba mewartakan hikmah yang bisa dipetik dari pemikiran seperti Hume dan para pembangun dasar-dasar ilmu

HARI-hari sekarang ini, tak mudah buat orang macam Dicky Ermandara coba mewartakan hikmah yang bisa dipetik dari pemikiran seperti Hume dan para pembangun dasar-dasar ilmu

BELAKANGAN ini, kita banyak disuguhkan pemberitaan tentang kemunculan generasi baru ‘pemimpin berprestasi’ di banyak daerah di Indonesia. Dari nama-nama yang sudah ada dan cukup populer,

Tren nenengisme mengajarkan bahwa bagaimanapun populernya sesuatu, selalu penting untuk menyisakan ruang kritik untuknya.

Kredit ilustrasi: Verso SELAMA tiga dekade, kebijakan dan ideologi neoliberal telah mendominasi di seluruh dunia. Namun demikian, krisis ekonomi 2008, kesenjangan sosial-ekonomi yang sangat

Kampung impian (Architecture Sans Frontières Indonesia). Kredit foto: Fiveprime DALAM tulisan sebelumnya di media ini, perkara partisipasi dalam konteks profesi arsitektur sudah dibicarakan oleh

Gerakan mahasiswa hari ini mandek karena dipimpin oleh mereka yang mengira dirinya revolusioner padahal sejatinya konservatif.
ANALISA EKONOMI POLITIK IDEOLOGI menjadi salah satu sentral Pidato Politik Megawati Soekarnoputri, pada pembukaan Kongres II PDI Perjuangan (PDIP) di Bali beberapa waktu lalu. Pidato itu, mengejutkan
Cukup lama sudah ekonomi nasional berjalan di atas realitas yang mengancam. Indonesia sekedar menjadi pasar, sasaran eksploitasi alam, dan sasaran eksploitasi tenaga kerja murah bagi

Membaca reaksi pemerintah Indonesia terhadap film “Jagal” atau “The Act of Killing” kami merasa perlu memberikan tanggapan. Film yang kami buat berlokasi di Indonesia, berbahasa
MASIH segar dalam ingatan kita pada bulan Desember 2011, ratusan warga di Mesuji, Sumatera Selatan, melakukan penyerangan terhadap perusahaan Kelapa Sawit yang merupakan ekspresi dari
YANG fatal di ’65 adalah aliansi NU dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) (Angkatan Darat/AD) yang secara simpel dinyatakan Buku Putih bahwa ‘Pembersihan PKI itu dilakukan oleh pihak TNI dengan demikian peran NU dan Ansor bergeser. Kalau pada bulan Oktober dan November Ansor berbaris di depan, sementara TNI/AD berjalan di belakang, kemudian berganti posisi. Ansor berbaris di belakang, sedang TNI berjalan di muka (146).’

Tanggapan untuk Kamil Alfi Arifin BEBERAPA hari yang lalu, di suatu sore yang sendu, saya membaca tulisan Kamil Alfi Arifin berjudul Jalan Raya Yogyakarta:
Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.