
Kontradiksi Geng-geng Mafia Orde Baru
DALAM minggu-minggu ini, perhatian kita tersedot oleh sidang-sidang di MKD (Mahkamah Kehormatan Dewan), sebuah Dewan Etik yang menilai kepatutan berperilaku bagi para anggota DPR. Kali

DALAM minggu-minggu ini, perhatian kita tersedot oleh sidang-sidang di MKD (Mahkamah Kehormatan Dewan), sebuah Dewan Etik yang menilai kepatutan berperilaku bagi para anggota DPR. Kali

Kredit ilustrasi: Kai Mata (@kaimatanusic) “Di saat ini, (kita) tidak lagi tertarik untuk memperluas lingkup inklusivitas. Melainkan, (kita) lebih tertarik untuk terus membangun ‘garis batas’

Kami tak perlu dibunuh, kami sudah mati.
BUS KECIL butut yang saya tumpangi mulai meninggalkan Terminal Giwangan, Yogyakarta pada suatu pagi di bulan Agustus. Kursinya tak empuk. Joknya pun sobek di sana-sini.

JOKOWI baru saja melantik Wiranto menjadi Menteri urusan Politik, Hukum dan Keamanan pada 27 Juli lalu, genap dua puluh tahun setelah aparat merangsek, menculik dan

DALAM setiap elaborasi mengenai potensi serta kapasitas gerakan rakyat, problem fragmentasi selalu menjadi problem mendasar yang tak pernah lupa diacu. Konon, kegagalan gerakan rakyat sekarang

Pada bagian pertama kita telah mendiskusikan pergerakan bintang-bintang dan pergerakan Matahari. Pada bagian kali ini, mengingat ini adalah periode seputar ekuinoks musim semi dan banyak

Tanggapan Terhadap Dominggus Elcid Li, PhD DOMINGGUS Elcid Li, PhD (DEL), dalam tulisannya Metamorfosis Perbudakan: Kasus NTT yang ditayangkan oleh IndoPROGRESS, tampak sengaja menjadikan persoalan

Kawan-kawan, DALAM surat kali ini, saya akan bercerita tentang satu lapisan elit buruh yang disebut aristokrasi buruh (labor aristocracy) di negara-negara imperialis inti, rendahnya solidarita

OPTIMISME tampaknya tak hanya lebih primitif, tetapi juga lebih adaptif ketimbang pesimisme. Psikologi manusia sepertinya dirancang evolusi untuk senantiasa memberi gambaran akan suatu dunia berlandasan

1932. BUNG Karno menulis di Harian Ra’jat, ‘….kita bukan saja harus menentang kapitalisme asing, tetapi harus juga menentang kapitalisme bangsa sendiri.’ Bagi Bung Karno, kapitalisme

Selain menjadi media dalam perjuangan melawan penjajahan yang tidak berkesudahan, musik bagi anak-anak Palestina juga menjadi tempat berlindung dari ketakutan-ketakutan yang mereka hadapi setiap waktu.
Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.