
Wawasan Sejarah Rosa Luxemburg
Kredit ilustrasi: edupics.com Kawan semua, PERTANYAAN tentang peran kekerasan dalam ekspansi kapitalis, baik yang sifatnya historis maupun kontemporer, telah menggugah para pengkritik sistem ini. Diskusi-diskusi

Kredit ilustrasi: edupics.com Kawan semua, PERTANYAAN tentang peran kekerasan dalam ekspansi kapitalis, baik yang sifatnya historis maupun kontemporer, telah menggugah para pengkritik sistem ini. Diskusi-diskusi

Melalui uraian berikut, kami mengajukan empat tesis tentang kemerdekaan berdiskusi di Indonesia sebagai respon terhadap pelarangan diskusi buku kiri yang belakangan ini marak terjadi. Tesis

DALAM tulisan kali ini saya akan memperkenalkan pembaca pada sosiobiologi. Di sini belum akan ada ulasan kritis apalagi membongkar logika gerakannya, seperti yang Martin lakukan

Bayu Baskoro F, Mahasiswa Ilmu Sejarah UI dan Anggota SEMAR UI Judul buku: Why Marx Was Right Penulis: Terry Eagleton Penerbit : Yale University

Penggusuran Tamansari Bandung. Kredit foto: Kompas.com BELAKANGAN ini, Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR) mewacanakan akan menghapus Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan Analisis Mengenai Dampak

DI BULAN pertama pemberlakuan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), Indonesia dikejutkan dengan keputusan salah satu raksasa otomotif, Ford, yang menghentikan operasionalnya di Indonesia. Belum usai dengan

APA artinya menjadi petani di tengah integrasi kawasan dengan hadirnya Masyarakat Ekonomi ASEAN? Kita menghadapi potret yang sayangnya, agak buram. Di Indonesia, kondisi petani hampir

Fathimah Fildzah Izzati, anggota redaksi Left Book Review IndoProgress, peneliti Pusat Penelitian Politik LIPI. Judul Buku: Dreamers of A New Day: Women Who Invented

“Indonesia secara objektif dapat menjadi ladang yang subur bagi lahirnya organisasi serupa. Semua prasyarat yang dibutuhkan seorang pekerja media untuk berserikat ada di sini.”

Beberapa Catatan Untuk Coen Husain Pontoh TULISAN ini dimaksudkan untuk menanggapi tulisan Coen Husain Pontoh berjudul Buta Huruf Marxisme yang dimuat di IndoPROGRESS pada

Di Tuban, negara menciptakan ruang untuk kepentingan kelas kapitalis untuk terus melanggengkan eksploitasi geografis dalam rangka akumulasi kapital.

(1) ALLAH memulai firman-Nya dalam Surah Al-Qalam dengan perkataan berikut. “Nuun. Demi pena dan apa yang telah mereka tuliskan”. Surah Al-Qalam konon adalah salah satu
Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.