1. Beranda
  2. /
  3. Harian Indoprogress
  4. /
  5. Page 92

Harian Indoprogress

Benarkah Republik Islam sudah berada di tepi kehancuran? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, perlu ditelaah empat aktor utama dalam dinamika saat ini: rezim yang berkuasa, rakyat, oposisi, dan kekuatan eksternal.
Indonesia memiliki beragam masalah kompleks yang sudah struktural hingga sulit untuk dibenahi. Segala keindahan yang ada di Indonesia seperti terbenam oleh kebobrokan tingkah polah manusia yang mengelola negara ini.
Begitu ekonomi politik industri minyak benar-benar dibedah, penjelasan “ini semua tentang minyak” mulai kelihatan rapuh.
Publik diajak percaya bahwa mengganti Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) batubara dengan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), atau mengganti mobil bensin dengan mobil listrik, hanyalah soal substitusi teknis. Padahal, infrastruktur energi selalu tertanam dalam struktur sosial, politik, dan ekonomi tertentu.

Harian Indoprogress

Otokritik, untuk Pendidikan dan Diri Sendiri

SUARA lonceng penanda usainya Ujian Nasional mata pelajaran Geografi, belum benar berkumandang. Namun, kerumunan berseragam hitam putih, hilir mudik dengan raut penuh kelegaan di lapangan

Solusi Kiri

BEBERAPA waktu lalu, IndoPROGRESS menurunkan artikel bertajuk Mengapa Kami Menolak Panas Bumi di Gunung Slamet? Tulisan itu, seperti biasanya tulisan yang muncul di laman ini,

Menimbang Program Sertifikasi Tanah di Indonesia

Kredit foto: mediarumahdijual.wordpress.com   SEJAK tahun 1980an, pemerintah Indonesia telah mempromosikan program sertifikasi tanah (PST) sebagai strategi nasional untuk memfasilitasi pembangunan nasional. Promosi ini telah

Protestanisme di Persimpangan Jalan

Salah satu kegiatan Simposium. Kredit foto: Suarbudaya Rahadian   Etika Protestan telah berperan sebagai katalis utama bagi perkembangan kapitalisme, setidaknya menurut Max Weber. Maka, 500

Kenapa Kami Menolak Panas Bumi di Gunung Slamet?

Kredit foto: radarpekalongan.com   SERINGKALI saya disodori dengan pertanyaan yang sama, kenapa menolak? itu kan pembangunan, nanti juga untuk kebutuhan listrik rakyat, jangan anti pembangunan

Hilang dan Mati Pasca 65

Kredit ilustrasi: Alit Ambara (Nobodycorp)   TIDAK ada keraguan bahwa jumlah korban kekerasan Peristiwa G30S 1965, sangatlah luar biasa besar. Namun, yang masih samar adalah

Sepuluh Hari yang Hilang dari Dunia

Kalender Soviet, 1930 (Foto: Wikimedia) PERSIS satu abad lalu, di tahun 1917, revolusi bergolak di Kekaisaran Rusia. Pada akhir Februari tahun itu, otokrat penguasa mutlak

Shopping Basket

Berlangganan Konten

Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.