1. Beranda
  2. /
  3. Harian Indoprogress
  4. /
  5. Page 83

Harian Indoprogress

Benarkah Republik Islam sudah berada di tepi kehancuran? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, perlu ditelaah empat aktor utama dalam dinamika saat ini: rezim yang berkuasa, rakyat, oposisi, dan kekuatan eksternal.
Indonesia memiliki beragam masalah kompleks yang sudah struktural hingga sulit untuk dibenahi. Segala keindahan yang ada di Indonesia seperti terbenam oleh kebobrokan tingkah polah manusia yang mengelola negara ini.
Begitu ekonomi politik industri minyak benar-benar dibedah, penjelasan “ini semua tentang minyak” mulai kelihatan rapuh.
Publik diajak percaya bahwa mengganti Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) batubara dengan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), atau mengganti mobil bensin dengan mobil listrik, hanyalah soal substitusi teknis. Padahal, infrastruktur energi selalu tertanam dalam struktur sosial, politik, dan ekonomi tertentu.

Harian Indoprogress

Rekonstruksi Kembali Agenda Gerakan Kita

fight to vote, vote to fight. Kredit ilustrasi: Alit Ambara (Nobodycorp)   LAGI-LAGI Gerakan Rakyat di Indonesia dan berbagai belahan dunia kembali berada di dalam

Islam dan Kejumudan

Kredit ilustrasi: Learning Mind   SYAHDAN, Syekh Muhammad Abduh –ulama Mesir yang sangat terkenal itu—pernah berkata, Al-Islaam mahjuubun bil muslimin. Islam –Dienul Islam— menjadi jumud

Sumber Daya Data User

PERTENGAHAN tahun 2017 lalu, majalah The Economist menyatakan bahwa di era ekonomi digital ini, data adalah sumber daya yang baru. Ia bahkan digadang sebagai “minyak

Shopping Basket

Berlangganan Konten

Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.