1. Beranda
  2. /
  3. Harian Indoprogress
  4. /
  5. Page 147

Harian Indoprogress

Kapitalisme digital tidak hanya menghasilkan komoditas, tetapi juga bentuk baru keterasingan. Jika dalam kapitalisme klasik manusia terasing dari hasil kerjanya, maka dalam bentuk paling mutakhir ini ia tereksploitasi dan terasing dari pengalaman hidupnya sendiri.
Mengapa rezim Prabowo–Gibran kian otoriter, siapa kepentingan yang mereka lindungi di tengah memburuknya hidup rakyat, dan mengapa demokratisasi kapitalisme serta penguatan gerakan sosial justru makin sulit—sebuah refleksi dari tulisan Atilio Boron yang relevan dengan situasi hari ini.
Alih-alih memperkuat barisan oposisi, pernyataan makar SM justru memecah-belah dan memperlemah posisi tawar kelompok kritis.
Mungkinkah sosialisme dicapai melalui jalur elektoral, atau justru keterlibatan dalam pemilu akan menggerus teleologi gerakan kelas?

Harian Indoprogress

Jokowow dan Komidi Putar Gerakan Kiri

LAGI-LAGI kita tidak punya pilihan. Sebagaimana pemilu 2004 dan 2009, kita berhadapan dengan ketiadaan pilihan dalam pemilu 2014 ini. Sejak kekalahan memalukan yang dialami Partai

Gus Dur dan Suara Korban

‘Kutundukkan kepalaku Kepada semua kalian para korban Sebab hanya kepadamu Kepalaku tunduk Kepada penguasa tak pernah aku membungkuk’ (Wiji Tukul) ‘Dikatakan bahwa seorang belum benar-benar

Masa Depan adalah Masa Lalu

PEMILIHAN presiden pada Juli ini, merupakan pilpres terakhir bagi elit politik didikan dan binaan rezim orde baru. Tengok saja figur-figur seperti Prabowo Subianto, Aburizal Bakrie,

Keberpihakan Media

DALAM pagelaran pemilu legislatif lalu, kita semua menyaksikan bagaimana media secara terang-terangan menunjukkan keberpihakannya pada partai tertentu. Kenyataan ini membuat banyak orang menggerutu, bahwa media

Jokowi dan Asa Program Minimum Sosial

DALAM Pemilu calon legislatif 2014 lalu, saya memutuskan tetap Golput, karena tidak ada preferensi politik ideologis yang sesuai dengan harapan. Di Pemilu 2014, tidak ada

Program dan Solidaritas

SEORANG kawan pernah menulis bahwa dalam tradisi Marxis, partai bergerak berdasarkan tuntunan program. Program yang utama, partai menyesuaikan dengannya. Program adalah jiwanya dan partai adalah

Shopping Basket

Berlangganan Konten

Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.