1. Beranda
  2. /
  3. Harian Indoprogress
  4. /
  5. Page 149

Harian Indoprogress

Para kapitalis memonopoli alat produksi, di saat manusia membutuhkan alat produksi untuk bekerja memenuhi kebutuhan hidupnya. Akibatnya, sebagian besar masyarakat harus menjual tenaga kerjanya kepada kapitalis untuk bisa hidup.
Kwir yang kesejahteraan dan keamanan materialnya bergantung pada keluarga akan menghadapi rasa cemas yang berlipat ganda.
Sistem kekuasaan modern telah belajar cara bertahan lebih lama dari amarah publik, memprofesionalkan perlawanan, menunggu massa membubarkan diri dari ruang publik, serta mengkriminalisasi kegigihan aksi.
Kebangkitan nasional Indonesia lahir dari perjumpaan nasionalisme, Islam, dan komunisme di tengah perubahan sosial yang dipicu kolonialisme. Percakapan ini menelusuri bagaimana berbagai gagasan, organisasi, dan tokoh tersebut saling memengaruhi sekaligus membentuk fondasi perjuangan menuju kemerdekaan Indonesia.

Harian Indoprogress

Kenangan Punne

Militerisme, gerakan mahasiswa dan kehancuran Partai Komunis Thailand.   MALAM itu, 13 Oktober 2013, Universitas Thammasat menggelar opera Cina di aulanya. Para pemain berbicara dalam

Musuh Yang Dibayangkan

DALAM dua hari ini, kita disuguhkan oleh berita mengenai penyerangan oleh kelompok Islamis terhadap kegiatan ibadah yang dilakukan oleh kalangan Kristen di Yogyakarta. Serangan brutal

Demokrasi atau Barbarisme

Ada Hantu Bergentayangan – Hantu Orde Baru   Sebuah Uraian Tanggung Jawab KURANG dari dua bulan kita kembali akan menghadapi pemilihan umum presiden (pilpres). Pilpres

Melacak Tim Mawar

Ke manakah para perwira yang dulu terlibat dalam penculikan aktivis? Apakah mereka masih memiliki karier militer setelah menjadi terpidana? Apakah mereka masih terkait dengan gerakan

Soal Nasionalisasi Aset

WAKIL Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon, meradang!!! Ia membantah tudingan bahwa calon presiden dari partainya, Prabowo Subianto, mengampanyekan nasionalisasi aset. Menurut laporan situs tempo.co

Kaum Buruh, Jangan Mau Ditipu Prabowo!

PADA Hari Buruh Sedunia 1 Mei 2014, mantan Danjen Kopassus, Prabowo Subianto,hadir dan berpidato di acara May Day Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) di Stadium

Sensus Politik

MENGIKUTI jurus-jurus politik yang dilancarkan oleh para oligarkh akhir-akhir ini, saya berpendapat semua jurus tersebut bisa dipatahkan oleh satu jurus pamungkas: Bekerja dengan detil. The

Shopping Basket

Berlangganan Konten

Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.