1. Beranda
  2. /
  3. Harian Indoprogress
  4. /
  5. Page 145

Harian Indoprogress

Penderitaan yang meluas akibat kapitalisme menuntut kita untuk mengorganisir harapan melalui perjuangan kolektif; hanya dengan cara itulah kita dapat membangun masa depan di mana martabat manusia mengungguli motif keuntungan yang destruktif.
Menyempitnya ruang partisipasi dalam politik formal tidak seharusnya dipandang sebagai hambatan yang tidak dapat diatasi. Bagi gerakan perlawanan yang memiliki sumber daya dan jaringan yang memadai, tantangan tersebut justru menuntut upaya kolektif untuk membangun partai politik rakyat sekaligus menggalang konsolidasi yang lebih luas guna menolak regulasi yang membatasi partisipasi demokratis warga dalam arena politik formal.
Revolusi merupakan tindakan kolektif rakyat biasa untuk mengubah sistem yang menindas dan mengeksploitasi mereka, sekaligus membangun sistem baru yang membebaskan. Namun, sejarah juga menunjukkan bahwa setelah Revolusi Prancis, unsur-unsur rezim lama tidak sepenuhnya berhasil ditaklukkan.
Karya ini memiliki arti penting bukan sekadar sebagai sumbangan pemikiran akademik dalam memahami neoliberalisme secara struktural, melainkan juga sebagai perangkat analisis kritis bagi kalangan aktivis dalam membaca dinamika kekuasaan, strategi kapital, serta peluang-peluang perlawanan.

Harian Indoprogress

Awal dari Sebuah Akhir untuk Prabowo Subianto?

PRABOWO Subianto bicara kepada pers. Ini adalah wawancara pertama yang dia berikan sesudah pemilihan presiden. Dia berbicara kepada dua wartawan British Broadcasting Corporation (BBC), Babita

Dari Figur ke Program

TANGGAL 9 Juli lalu, adalah salah satu momen politik paling menggairahkan buat saya. Hidup jauh dari tanah air, tapi hati dan pikiran saya begitu dekat

10 Mitos tentang Kepemimpinan Prabowo

1. Tidak mungkin kediktatoran kembali di Indonesia. Kita memiliki demokrasi yang kuat selama 16 tahun era reformasi. Tentu kita tidak akan kembali ke masa Orde

Prabowo dan Bahaya Terhadap Demokrasi Indonesia

PEMILIHAN Umum Presiden pada 9 Juli 2014 tidak hanya menentukan pemerintah pengganti Susilo Bambang Yudhoyono, juga menentukan takdir demokrasi Indonesia. Selama lima belas tahun terakhir,

Shopping Basket

Berlangganan Konten

Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.