1. Beranda
  2. /
  3. Harian Indoprogress
  4. /
  5. Page 141

Harian Indoprogress

Benarkah Republik Islam sudah berada di tepi kehancuran? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, perlu ditelaah empat aktor utama dalam dinamika saat ini: rezim yang berkuasa, rakyat, oposisi, dan kekuatan eksternal.
Indonesia memiliki beragam masalah kompleks yang sudah struktural hingga sulit untuk dibenahi. Segala keindahan yang ada di Indonesia seperti terbenam oleh kebobrokan tingkah polah manusia yang mengelola negara ini.
Begitu ekonomi politik industri minyak benar-benar dibedah, penjelasan “ini semua tentang minyak” mulai kelihatan rapuh.
Publik diajak percaya bahwa mengganti Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) batubara dengan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), atau mengganti mobil bensin dengan mobil listrik, hanyalah soal substitusi teknis. Padahal, infrastruktur energi selalu tertanam dalam struktur sosial, politik, dan ekonomi tertentu.

Harian Indoprogress

Disorientasi Politik Koalisi Permanen

DEKLARASI koalisi permenan yang dilakukan kubu Prabowo-Hatta, memaksa saya untuk mencari pijakan teori mengenai apa itu koalisi permanen. Setelah membuka beberapa buku teori politik, saya

Sayonara, Tuan SBY

HALO Tuan SBY, Sebelumnya, maaf, saya tidak menyebut Anda sebagai Presiden. Jujur, karena dalam lima tahun terakhir ini, saya melihat negara kita berjalan layaknya tanpa

Awal dari Sebuah Akhir untuk Prabowo Subianto?

PRABOWO Subianto bicara kepada pers. Ini adalah wawancara pertama yang dia berikan sesudah pemilihan presiden. Dia berbicara kepada dua wartawan British Broadcasting Corporation (BBC), Babita

Dari Figur ke Program

TANGGAL 9 Juli lalu, adalah salah satu momen politik paling menggairahkan buat saya. Hidup jauh dari tanah air, tapi hati dan pikiran saya begitu dekat

10 Mitos tentang Kepemimpinan Prabowo

1. Tidak mungkin kediktatoran kembali di Indonesia. Kita memiliki demokrasi yang kuat selama 16 tahun era reformasi. Tentu kita tidak akan kembali ke masa Orde

Prabowo dan Bahaya Terhadap Demokrasi Indonesia

PEMILIHAN Umum Presiden pada 9 Juli 2014 tidak hanya menentukan pemerintah pengganti Susilo Bambang Yudhoyono, juga menentukan takdir demokrasi Indonesia. Selama lima belas tahun terakhir,

Shopping Basket

Berlangganan Konten

Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.