1. Beranda
  2. /
  3. Harian Indoprogress
  4. /
  5. Page 113

Harian Indoprogress

Dorongan anti-imperialisme sebenarnya telah lama berlangsung. Namun dalam beberapa tahun terakhir, ia semakin menimbulkan kekhawatiran di kalangan Barat akibat berbagai perubahan dan dinamika geopolitik yang muncul.
Represi politik menghalangi perubahan dari dalam; sanksi menutup pintu terhadap dunia luar. Keduanya bersama-sama menyempitkan ruang gerak rakyat sebagai pelaku sejarah.
Kontrol negara atas tanah dan sumber daya alam tidak dapat dipahami sepenuhnya sebagai residu kolonialisme. Dalam konfigurasi ekonomi-politik saat ini, hukum yang menopang kontrol negara tersebut kerap berfungsi untuk melayani jaringan oligarki lokal dan nasional.
Dalam tradisi politik Syiah, kematian di tangan musuh memiliki makna yang sangat khusus. Karbala dan gugurnya Imam Hussain bukan sekadar kisah sejarah—keduanya adalah bahasa hidup yang terus membentuk kesadaran politik dan keagamaan, di mana menderita karena kezaliman justru melahirkan kewibawaan moral.

Harian Indoprogress

Anti Komunisme yang Salah Arah

“Marxisme adalah isi dada saya” (Soekarno) KITA sedang menghadapi satu situasi kontradiktif. Di satu sisi pemerintahan Indonesia di bawah kepemimpinan Joko Widodo, berusaha membuka fakta

Siapakah Yang Sampah? Komunisme atau Fasisme?

Jawaban untuk Sastro Al-Ngatawi   “KAOEM IGAMA! Partij Komunis Indonesia tidak memoesoehi Igama jg. Bagaimanapoen bentoeknja. Djangan pertjaja kepada Provocatie dari imperialis-Belanda dan fascist Djepang”

Menentang Individualisasi Kasus Pemerkosaan

 Tanggapan Untuk Angga Septiano   DALAM tulisannya di Qureta.com berjudul “Kasus Pemerkosaan dan Peliknya Cara Berpikir Masyarakat”, Angga membahas perihal kasus pemerkosaan yang menimpa Yuyun

Koperasi sebagai Gerakan Ekonomi Buruh

APA LAGI yang menjadi cita-cita perjuangan gerakan buruh, jika bukan kebebasan dari segala bentuk penindasan? Sungguh cita-cita besar, yang sejatinya tak akan pernah dapat terengkuh.

Merugi Di Selat Malaka

INDONESIA adalah satu dari tiga Negara yang berada tepat di Selat Malaka. Bahkan 80 persen alur lalu lintas kapal di selat ini berada di wilayah

Marxisme dan Pisau Dapur

APAKAH Anda pernah menonton acara memasak yang dibintangi oleh Chef Farah Quinn atau Chef Marinka? Jika ya, coba perhatikan ketika para chef itu secara cekatan

Mengapa Sulit Minta Maaf?

DALAM memandang genosida 1965, kita secara sederhana bisa menggunakan dua perspektif. Pertama, perspektif hak asasi manusia (HAM); dan kedua melihatnya dari perspektif ekonomi politik (ekopol).

Shopping Basket

Berlangganan Konten

Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.