
Selamat Datang Mahasiswa Baru
Mahasiswa, kau ingin jadi apa? Pengacara, untuk mempertahankan hukum kaum kaya, yang secara inheren tidak adil? Dokter, untuk menjaga kesehatan kaum kaya, dan menganjurkan makanan
HomeHarian Indoprogress

Mahasiswa, kau ingin jadi apa? Pengacara, untuk mempertahankan hukum kaum kaya, yang secara inheren tidak adil? Dokter, untuk menjaga kesehatan kaum kaya, dan menganjurkan makanan

PAPUA di benak kita, nampaknya tak memiliki banyak wajah. Dalam beberapa hal, orang kerapkali mendeskripsikannya lewat apa yang mampu dicandra oleh mata. Papua yang berkulit

Left Book Review (LBR) Indoprogress edisi kali ini memuat wawancara Coen Husain Pontoh, Pemimpin Redaksi IndoPROGRESS, dengan Antonius Made Tony Supriatma, Pengamat Militer dan Peneliti

SAAT di meja makan rumah, ayah saya membuka obrolan politik. Ketika itu kami berbincang soal kelompok teroris Islamic State Iraq and Suriah (ISIS) sebagai fenomena

KAMPUS, idealnya, merupakan tempat berkembangnya segala bentuk pengetahuan. Diskusi-diskusi kecil di sudut kampus, di dalam ruang kuliah, bahkan di kantin menjadi tempat dimana gagasan diadu

“MENGINSTRUKSIKAN kepada ketua umum DPP Golkar terpilih untuk memperjuangkan Jenderal Besar Purnawirawan Suharto sebagai pahlawan nasional,” ujar Nurdin Halid selaku Ketua Sidang Musyawarah Nasional Luar

Semakin dekat seseorang pada kursi kekuasaan, semakin jauhlah ia dari Tuhan: semakin banyak jumlah pengikut yang dimilikinya, semakin jahatlah ia; semakin banyak kekayaan yang dipunyainya,

Tanggapan Untuk Irwansyah KALAU kita membaca tulisan Irwansyah yang berjudul Kepentingan Melawan Histeria Anti Komunis[1], kita dapat menarik kesimpulan bahwa hari ini, di bawah

SAYA akan mengawali pemaparan saya tentang agama dan ideologi ini dengan cerita tentang dua peristiwa. Yang pertama, reaksi seorang teman, mahasiswa teologi, ketika mendengar cerita

BAGAIMANA memahami sepak terjang para jenderal penentang simposium 65, yang kemudian bikin gaduh dan bekerjasama dengan para ormas preman untuk menjalankan histeria anti-komunis? Dan mengapa
Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.