
Edisi XXXIX/2016
Daftar Isi: Di Bawah Tempurung yang Terbayang: Logika dan Jejak Bangsa, Ke-Bangsa-An, serta Nasionalisme Tentang Waktu Tak Produktif dalam Kapital[1] Memento Dari Pulau ‘Purgatorio’ Vittoria
HomeTopik

Daftar Isi: Di Bawah Tempurung yang Terbayang: Logika dan Jejak Bangsa, Ke-Bangsa-An, serta Nasionalisme Tentang Waktu Tak Produktif dalam Kapital[1] Memento Dari Pulau ‘Purgatorio’ Vittoria

Mitrardi Sangkoyo, Mahasiswa Ilmu Politik UI dan anggota Serikat Mahasiswa Progresif (SEMAR) UI Judul Buku : Imagined Communities: Reflections on the Origin and Spread

Une minute. On nous a volé une minute. – Robert Linhart, L’Établi Satu menit. Mereka mencuri satu menit dari kita. – Novel Robert Linhart,

(Sebentuk Apresiasi atas Buku Hersri Setiawan Memoar Pulau Buru I)[1] Budi Irawanto[2] Ibergekumene tsores iz gut tsu dertseylin. Troubles overcome are good to

Ivo Mateus Goncalves, Peneliti sejarah sosial, tinggal di Dili, Timor Leste Judul : Vittoria Helena’s Brown Box Penulis : Eufrasia Vieira & Les D.

SOEKARNO memang tidak seberuntung Marx. Si bung tidak pernah memiliki sahabat semulia Friedrich Engels, yang mau menghabiskan masa tuanya demi melanjutkan proyek dan mesistematiskan karya-pemikiran

BARUSAN terbit buku komik tentang Sejarah Gerakan Kiri di Indonesia. Buku yang tebal, menawan dan indah. Memang harganya cukup mahal, tapi itu layak untuk sebuah

Tanggapan untuk Kresna Herka Sasongko Pendahuluan JIKA Anda diminta untuk membedakan antara Harimau Sumatera dan Harimau Siberia, saya yakin Anda akan dengan mudah melakukannya.

HAJATAN pilkada DKI Jakarta belum lagi dimulai, tetapi kampanye hitam, provokasi, dan fitnah sudah mulai gencar ditebarkan. Misalnya sebuah berita dari PosMetro[1], yang dengan cepat

PADA tahun 2005, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Depertemen Pertanian mempromosikan manajemen pertanian untuk meningkatkan produksi beras nasional guna mencapai kedaulatan pangan beras pada tahun
Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.