
Ilusi Nobel: Mengapa Penghargaan Nobel Ekonomi Perlu Dihapuskan
Anda mau menang Nobel Ekonomi? Satu syarat wajibnya adalah tidak menantang kemapanan kapitalisme.

Anda mau menang Nobel Ekonomi? Satu syarat wajibnya adalah tidak menantang kemapanan kapitalisme.

Kontradiksi hak individu dalam alam pikiran libertarian.

Pada proyek food estate, instrumen KLHS ‘dipotong’ dengan ditambahi kata ‘cepat’.

Banyak kritikus menganggap Elon Musk sebagai penyokong kebebasan berbicara yang terlalu bersemangat. Namun, ketika memperbolehkan opini-opini kaum Kanan muncul lagi di Twitter, Musk justru menyensor suara kaum Kiri.

Institusi politik saat ini tak mampu memikirkan pencapaian lebih dari pertumbuhan ekonomi, sementara para politisi memamah dari klaim pertumbuhan.

Kredit ilustrasi: The Socialist Network SERINGKALI kita mendengar atau membaca bahwa kapitalisme itu jahat dan dengan demikian bermasalah. Atau sebaliknya, kapitalis itu baik dan

Kredit foto: radarbali.jawapos.com SEJAK beberapa minggu lalu, laman Facebook saya dihiasi dengan gambar-gambar dari Banjar Selasih, Desa, Puhu, Kecamatan Payangan, Gianyar. Bukan gambar-gambar yang menyenangkan.

Kredit foto: Granma El Ingle, 14 Juni 1961 Kepada yang terhormat, Perdana Menteri DR. Fidel Castro. Saya menulis sedikit catatan kepada Anda, untuk menyatakan bahwa

Tapi, benarkah korupsi semata masalah kebobrokan moral orang per orang? Benarkah korupsi adalah skandal dan kasus yang tak ada kaitannya dengan sistem ekonomi politik yang berlaku? Kenapa di saat sudah demokrasi, masih terjadi korupsi? Bagaimana solusi penyelesaian korupsi? Cukupkah melalui lembaga-lembaga seperti KPK?

Kredit ilustrasi: Alit Ambara (Nobodycorp) BILL Bigelow, penulis buku “A People History for The Classroom” dan juga guru sejarah di Portland, Amerika Serikat, menulis kisah

Ada beberapa alasan institusional yang jelas mengapa erdoğanisme tangguh dan bisa kembali menang dalam pemilu.
PERTANYAANNYA kemudian, ketika Tuhan dilihat sebagai eksepsi, maka eksepsi atas apakah Tuhan? Menurut saya, kredo ‘tiada tuhan selain Tuhan’ mulai harus ditafsirkan secara materialis. Alih-alih tuhan politeis, tuhan (dengan t kecil) yang harus dinegasikan adalah tuhan intervensionis, yang menjamin kehidupan manusia (dan alam) itu sendiri. Tuhan yang berperan di semua aspek kehidupan. Tuhan yang bertindak sebagai, dalam psikoanalisa, yang-lain-yang-besar (Big Other) dengan kapasitasNya untuk mengatur semua hal dalam realitas, dimana ia menjamin semua makna yang ada dalam realitas itu sendiri. Tuhan ini tidak bisa ada, karena memang peranan intervensionis dia di ranah material ada pada hukum alam itu sendiri. Dalam hukum alam, keberadaan tuhan sebagai penguasa pengatur segala memang tidak diperlukan.
Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.