1. Beranda
  2. /
  3. Paling Sering Dibaca
  4. /
  5. Page 235

Paling Sering Dibaca

Dekemalisasi Republik Turki, Benarkah?

KEBIJAKAN-kebijakan dari Tayip (Recep Tayip Erdogan) dianggap sebagai ‘bom’ bagi benteng ideologi kemalisme yang sudah puluhan tahun tumbuh, berkembang dan mengakar di negara yang pernah memiliki imperium terbesar di dunia itu. Kebijakan paket demokrasi, kebebasan memakai jilbab baik di kampus maupun parlemen, rekonsiliasi dengan suku Kurdi, penutupan dershane (program persiapan masuk universitas), pemisahan tempat tinggal pelajar wanita-lelaki merupakan salah satu percikan pertarungan ideologi dan dugaan dekemalisasi. Pertarungan ideologi dan politik ini tentu saja melibatkan dua partai besar, yakni AKP dan CHP.

Banjir

SIAPA menduga akan terjadi hujan berkepanjangan yang disusul banjir di sebagian besar wilayah Jakarta pada Minggu kedua bulan Februari 2015 ini? Orang awam tentu tidak

LKIP Edisi 28

Ilustrasi: T.A. Kusno, 2012, “Bastaman”. Photograph series, variable dimension Teori – Orde Baru dan Pembentukan Keluarga Kritik – Warisan Sebuah Rezim: Citra Kultur Media dan Persepsi

Edisi VI/2013

TAHUN 1637, seorang matematikawan cum pengacara Perancis, Pierre de Fermat, mengajukan satu teorema tersulit dalam sejarah perkembangan teori angka. Teorema ini dikenal sebagai teorema terakhir Fermat (Fermat’slasttheorem). Teorema ini menyatakan bahwa tidak ada tiga integer positif a, b, dan c yang dapat memberikan solusi pada persamaan an+bn=cn bagi setiap nilai integer n yang lebih besar dari dua. Teorema ini sendiri merupakan perluasan dari teorema segitiga Phytagoras dengan derajat problematisasi yang lebih tinggi. Banyak matematikawan tersohor dunia seperti Carl Frederich Gauss, Leopold Kronecker, Sophie Germain, Georg Cantor, berupaya membuktikan teorema ini. Sayangnya, para matematikawan tersohor ini tidak mampu untuk memecahkan teorema terakhir Fermat. Bahkan seorang filsuf empirisis seperti Karl Popper, sempat berujar bahwa teorema ini lebih tepat dikatakan sebagai konjektur, suatu proposisi yang keliatan logis namun tidak dapat dibuktikan kebenarannya. Walau begitu, situasi itu berubah ketika teorema ini berhasil dipecahkan pada tahun 1995 oleh Andrew Wiles, seorang matematikawan Inggris yang mengajar di Universitas Princeton, AS. Wiles membuktikan teorema terakhir Fermat dengan menggunakan perhitungan representasi Galois terhadap konjektur Taniyama-Shimura, yang kemudian memberikan ekuasi logis terhadap teorema Fermat itu sendiri.

Sekolah Minggu

KITA harus berterima kasih pada Platon lantaran dari Akademianya-lah sekolah-sekolah modern kita saat ini dimungkinkan untuk ada. Memang, jika bukan Platon tetapi orang lain yang membangun Akademia—sebut saja jika bukan Platon tetapi Hukama yang membangun Akademia—sekolah-sekolah kita saat ini pun akan tetap ada. Platon kebetulan saja lahir di zaman dan tempat yang masyarakatnya membutuhkan sebuah sekolah dengan metode yang jelas dan tertentu. Pendidikan disyaratkan oleh keadaan bukan oleh individu tertentu. Kalimat terakhir ini tentu bukan hal baru untuk pembaca sekalian.

Sensus Politik

MENGIKUTI jurus-jurus politik yang dilancarkan oleh para oligarkh akhir-akhir ini, saya berpendapat semua jurus tersebut bisa dipatahkan oleh satu jurus pamungkas: Bekerja dengan detil. The

Si Lugu di Tengah Gonjang-ganjing Politik

BAIKLAH. Dalam Oase kali ini, saya sengaja membayangkan diri sebagai seseorang yang lugu. Kita tahu, akhir-akhir ini negara kita berada dalam gonjang-ganjing politik yang, sial

Bung, Jangan Mau Lagi Dibubarkan!

Sekelompok massa membubarkan paksa acara Lady Fast, di Jogjakarta, 2/4/2016. Foto diambil dari belokkirifest.org   “Demi Allah, aku berjanji bahwa kalian tidak akan mendapatkan keselamatan

Korengan

SEBUAH kafe di sudut Jakarta. Bocah lelaki sepuluh tahun, berkaus kumal, badan kurus legam dengan kaki korengan menggelesot di dekat pintu masuk. Kepalanya separuh rebah

Banjir, Dagelan Partai, dan Politik Keseharian

HIRUK-PIKUK kembali terdengar di jagat perpolitikan tanah air. Dari euforia pengumuman verifikasi partai peserta pemilu 2014, trik-trik politik di antara para elit, hingga banjir; yang

Shopping Basket

Berlangganan Konten

Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.