
Melanjutkan Soal Populisme, Untuk Menjaga Kewarasan Pascapilkada
Kredit ilustrasi: Alit Ambara (Nobodycorp) DUA pemilihan umum di Belanda dan Prancis yang terjadi di awal 2017 memberi sedikit kelegaan. Hasil kedua pemilihan umum

Kredit ilustrasi: Alit Ambara (Nobodycorp) DUA pemilihan umum di Belanda dan Prancis yang terjadi di awal 2017 memberi sedikit kelegaan. Hasil kedua pemilihan umum

Kuasa eksklusi terhadap hak dan akses atas tanah tidak pernah berlangsung secara alamiah. Hal itulah yang terjadi di Desa Nangahale, NTT.
Kudeta militer terhadap pemerintahan sipil hasil pemilu, pimpinan perdana menteri (PM) Thaksin Shinawatra, merupakan preseden politik yang sangat menarik. Militer Thailand yang otoriter, yang bergelimang
MANTAN menteri luar negeri (Menlu) Ali Alatas pernah mengatakan, masalah Timor Leste itu seperti kerikil dalam sepatu. Awalnya saya sangka ini sikap congkak seorang pejabat
ARTIKEL saya sebelumnya berkait lawatan Irshad Manji ke Indonesia, rupanya telah memancing kontroversi yang luas. Banyak yang memberikan apresiasi positif terhadap kritik saya terhadapnya, ada

BEBERAPA waktu lalu, tiba-tiba kita menyaksikan peristiwa tolol dan memuakkan: pelarangan acara diskusi buku Tan Malaka, karya sejarawan Harry A. Poeze. Pelaku pelarangan ini adalah

DINI HARI, 1 Oktober 1965. Menteri Panglima Angkatan Darat (AD) Letjen Ahmad Yani dan lima orang jenderal yang menjadi staf umumnya, diculik oleh kelompok yang menamakan dirinya Gerakan 30 September (G30S). Gerakan ini menyatakan bahwa tujuan aksi mereka adalah mengamankan Presiden Soekarno dan mencegah kup kontra-revolusioner yang akan dilakukan oleh kelompok yang dinamakan Dewan Jenderal. Umur gerakan ini tidak panjang. Di Jakarta, G30S langsung dipukul mundur pada petang harinya oleh pasukan komando Mayor Jenderal Soeharto, yang mengambil alih komando AD setelah Ahmad Yani terbunuh. Hari berikutnya, 2 Oktober 1965, semua pasukan G30S sudah ditangkap atau melarikan diri. Sementara di Jawa Tengah, G30S hanya bertahan sampai 3 Oktober 1965.

HARUS diakui bahwa gagasan ‘dukungan kritis’ beresonansi cukup kuat dalam proses pemenangan Jokowi pada pemilu kemarin. Jokowi didukung bukan karena dirinya sendiri, akan tetapi juga

PERISTIWA teror kembali terjadi di Paris. Dan seperti sebelumnya, koor hujatan dan kecaman diarahkan ke pelaku teror dan simpati serta duka-cita mendalam kepada korban yang

SAYA yakin beberapa teman Anda mempunyai ketakutan yang sama tentang drama-horor terbaru yang diperankan Donald Trump, presiden terpilih Amerika Serikat (AS). Bagaimana mungkin seorang yang
““They got together to fight back against someone far stronger than themselves. Have you ever done something like that?” (An Echo of Heaven, Kenzaburo Oe).)
“Kami tidak bisa menghapus sistem kerja kontrak dan outsourcing sebab dalam UU 13/2003 operasional outsourcing sudah diatur. Apabila terjadi penyelewengan kami hanya bisa membuat
Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.