
Dari Sidang Simpanse di Congo Hingga Rapat Paripurna DPR
MENURUT banyak antropolog dan ahli genetik, simpanse adalah primata yang paling dekat dengan manusia dalam tahap evolusi. Mereka bisa punya perasaan, organisasi sosial, politik, bahkan

MENURUT banyak antropolog dan ahli genetik, simpanse adalah primata yang paling dekat dengan manusia dalam tahap evolusi. Mereka bisa punya perasaan, organisasi sosial, politik, bahkan

KEKERASAN demi kekerasan berdarah terus terjadi di beberapa tempat di Indonesia. Seperti lingkaran setan tak berujung-pangkal. Muncul pertanyaan, dimana peran aparat keamanan? Dalam kasus Poso,misalnya,

Filep Karma duduk paling kiri. Foto oleh Andreas Harsono PADA 9 Mei 2015, saya duduk dalam lorong sel saya bersama para tahanan politik lain,
BAIKLAH, saya mengakui bahwa judul tulisan kali ini terdengar sangat klise dan tidak menarik. Tetapi, saya berharap anda sedikit bersabar, untuk meluangkan waktu sejenak, sekitar

BERITA itu tak disangka isinya. Bambang Widjajanto ditangkap. Saat mengantar anaknya sekolah. Polisi gunakan senjata dan borgol. Wakil ketua KPK itu dijebloskan dalam mobil. Polisi

AIR pasang tampak jelas dari tempatnya menopang dagu. Laut sedang bergejolak. Gelombang demi gelombang menyeret sekoci para nelayan di tepian dermaga. Seseorang yang dinanti sepenjuru
TULISAN ini adalah pelengkap dari tulisan Prathiwi dan tulisan dari Berto Tukan sebelumnya, tentang bagaimana pendidikan seharusnya berperan dalam memanusiakan manusia. Berto Tukan mengritik tentang pendidikan yang menciptakan manusia-manusia ambtenaar, sedangkan Prathiwi melengkapinya dengan gagasan untuk meneladani apa yang dilakukan di Brazil sana, solidaritas kaum sekolahan dengan Rakyat yang terpinggirkan.

Daftar Isi: Kapitalisme versus Iklim Yayak Yatmaka: “Aku tak terlalu peduli pada aliran dalam seni lukis, aku hanya akan terus mencatat pertarungan antar kelas yang
FSLN (The Sandinista National Liberation Front/Front Pembebasan Nasional Sandinista), semula adalah sebuah organisasi yang didirikan oleh sekelompok aktivis mahasiswa yang berbasis di Universitas Nasional Otonom

Sulit dipercaya tapi benar, buku ini hampir satu-satunya buku penuh tentang Amir Sjarifoeddin. Di sini Mrazek menggambarkan Amir sebagai “pahlawan yang mungkin”.
SEKALI lagi kita menyaksikan kekuatan gerakan massa. Kali ini, gerakan massa mampu membongkar skandal hukum terbesar di Republik ini sejak reformasi dijalankan hampir 11 tahun

MODUS kapitalisme-imperialis yang beroperasi di Indonesia pasca-reformasi telah menciptakan perubahan dalam hal hubungan ketergantungan terhadap alam dan ketidakstabilan mata-pencaharian, khususnya di Luar Jawa. Kita dapat
Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.