1. Beranda
  2. /
  3. Paling Sering Dibaca
  4. /
  5. Page 205

Paling Sering Dibaca

Prabowo Goes To … Washington

KALAU Anda kalah pemilu namun tidak merasa kalah, apa yang harus Anda lakukan? Untuk itu, Anda harus belajar dari Afghanistan. Mereka punya cerita menarik untuk

Ateis, Siapa Takut!

Saya memperoleh kesan bahwa perbincangan seputar hubungan antara sekularisme dan negara, hanya terbatas di kalangan orang beragama saja, dengan orientasi politik kenegaraan yang berbeda. Yakni antara mereka yang percaya bahwa “negara harus terpisah dari agama” versus mereka yang menyakini bahwa “negara harus mengadopsi ajaran-ajaran agama ke dalam sistem hukum dan politik kenegaraan.”
Demikian pula percakapan soal pluralisme, toleransi, dan demokrasi, hanya berkutat di lingkaran orang-orang beragama saja. Tidak pernah terdengar bagamana mereka mendiskusikan hubungan antara orang beragama dan tidak beragama: adakah toleransi kepada mereka yang tidak beragama? Adakah hak hidup buat mereka?

Narasi Nara, Narasi Indonesia

“There is no longer such a thing as a humanitarian catastrophe occurring ‘in a faraway country of which we know little.’” (ICISS Report 2001)  

Merebut Kembali Jalan Raya

PENGEMIS, pengamen, penjaja koran, pedagang kakilima, dan anak jalanan di pinggir jalan, kini semakin lazim dijumpai di kota-kota besar di Indonesia. Sebagaimana elemen-elemen sosial yang

Mengenang Chávez: Tentang Politik dan Pembebasan

Sebagai seorang politisi, Chávez bukanlah seorang yang dogmatis. Dalam obrolannya dengan Tariq Ali, intelektual Inggris keturunan Pakistan itu, Chávez menyebutkan bahwa mungkin ia tidak percaya akan kemungkinan munculnya sebuah revolusi proletariat di masa sekarang. Ia juga tidak membayangkan sebuah masyarakat tanpa kelas atau penghapusan terhadap kepemilikan pribadi. Sebaliknya, Chávez berkata, ‘pelan-pelan coba wujudkan ide-ide revolusioner kita, majulah sedikit namun pasti, meskipun hanya satu millimeter’ (Ali, 2013). Chávez juga menyadari bahwa inspirasi tentang perlawanan bisa datang dari mana saja – ia membaca ide-ide politik para pemikir politik dari benuanya seperti Simon Bolivar dan ide-ide perlawanan dari agama Kristen yang dianutnya. Terinspirasi dari ide-ide tersebut, ia mencoba merumuskan gagasan dan praktek perlawanan politik yang sesuai dengan kondisi negerinya.

Pengalaman Venezuela menunjukkan bahwa hanya massa yang dapat memperjuangkan pembebasannya. Venezuela juga menunjukkan bahwa solidaritas internasional adalah keniscayaan sejarah, yang bukan saja mungkin, namun juga perlu.

Debt Collector

Sepeda motor menjadi senjata Jim membelah jalanan Jakarta siang itu. Tak seperti membelah kelapa di kampungnya, membelah jalanan Jakarta menguras segala yang dimiliki Jim. Dari kantornya, ia menuju ke selatan. Lantas membelok ke timur. Ia menuju daerah Kramat Jati kini. Jarak yang bisa ditempuh dalam waktu 30 menit itu, dihabisi Jimi satu setengah jam. Maklum saja, pengemudi baru di jalanan Jakarta. Setelah berputar-putar sejam di gang-gang untuk bertanya sana sini—di tambah Jimi hanya menggunakan ingatan tanpa bisa membaca—sampailah ia di alamat tujuan.

Dampak Mematikan Sanksi Barat

Kekuatan sanksi Barat bertumpu pada dominasi mereka atas mata uang cadangan global (dolar AS dan Euro), kendali terhadap sistem pembayaran internasional (SWIFT), serta monopoli atas teknologi esensial (misalnya satelit, komputasi awan, dan perangkat lunak).

Shopping Basket

Berlangganan Konten

Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.