1. Beranda
  2. /
  3. Paling Sering Dibaca
  4. /
  5. Page 195

Paling Sering Dibaca

Menggugat “Bapak Pembangunan”

Kepergian Soeharto diberitakan dengan dua pesan. Umumnya televisi-televisi lokal, bahkan Presiden Yudhoyono, menyebut dan memuja Soeharto sebagai ‘putra terbaik bangsa’ dan ‘pahlawan yang berjasa besar’. Akan tetapi, berita yang disampaikan oleh media-media internasional memiliki perspektif yang berbeda. Misalnya, sebuah kantor berita internasional, CNN, menyebut demikian: “Indonesia’s iron ruler dies” (penguasa bertangan besi Indonesia telah meninggal dunia).

Opini publik pun umumnya masih terbagi dua; sebagian mengatakan bahwa Soeharto berjasa besar, sebagian yang lain menyebutkan rangkaian tindak kejahatan kemanusiaan dan berbagai kasus korupsi yang terjadi selama pemerintahannya. Hal yang menarik, publik pada umumnya, termasuk yang mengkritik pelanggaran hak-hak asasi manusia yang dilakukan Soeharto, mengaminkan bahwa ia telah berhasil membangun perekonomian Indonesia mencapai pertumbuhan ekonomi yang tinggi.

Depolitisisasi Politik Pasca Mao

Bagi banyak kalangan, Revolusi Kebudayaan (the Great Proletarian Cultural Revolution/GPCR) yang dicanangkan Mao Zedong pada 16 Mei 1966, merupakan salah satu horor kemanusian terbesar di

Memuja “Widjojonomics”: Memuja Kesalahan

Banyak orang menganggap bahwa pesatnya pertumbuhan ekonomi Indonesia pada masa Orde Baru (Orba) disebabkan oleh pemikiran dan prestasi para ekonom yang digelari Mafia Berkeley. Mereka

Perempuan yang Selalu Hujan

Di luar pernah hujan. Sekarang tidak lagi. Hujan hanya turun pada Astri dan, karena ia semakin jarang pergi keluar, hujan hanya turun di dalam rumahnya.

Berperang dan Berdamai di Bali

Kredit foto: CNN Indonesia BALI sebenarnya akrab dengan “perang”. Hal ini bisa dilihat dari patung-patung bertemakan peperangan dalam dunia pewayangan yang banyak bertebaran di jalanan

Aksi Massa dan Kedaulatan Politik Kita

Foto diambil dari http://sosialispapua.com   AKSI 2 Mei 2016 berlangsung baik dan terhormat. Salut pada seluruh kawan yang telah terlibat dengan jiwa, nyanyian, tarian dan

Rejim Perdagangan Bebas dan Masa Depan Kapitalisme

MODUS operandi yang saat ini gencar digunakan untuk mempercepat ekspansi kapitalisme neoliberal, adalah melalui perdagangan bebas. Perjanjian Perdagangan Bebas di tingkat multilateral (diikat oleh banyak

Marulloh, Aktivis HAM Tanjung Priok

Marulloh ingin anaknya punya usaha kecil sendiri. Dengan begitu sang anak bisa mandiri dan bantu keluarga. ‘Tapi cari modal susah. Harusnya pemerintah kasih kompensasi pada korban, supaya bisa jadi modal dagang,’ ujarnya dalam suatu kesempatan. Namun, Marulloh ingin kompensasi bukan sebagai sogokan. Karena itu, ketika para jendral yang bertanggungjawab atas pelanggaran HAM Tanjung Priok 1984, mengajukan tawaran berdamai dengan bahasa Islah, Marulloh dan sebagian korban Tanjung Priok lainnya menolak. Ia bersikukuh menuntut keadilan dan tanggung jawab negara. Ia, bersama dengan IKOHI, Kontras, dan para korban lainnya selama bertahun-tahun menuntut keadilan bagi korban. Keadilan bagi korban dan kompensasi memang satu paket yang tak boleh dipisahkan. Sayangnya, negara yang berdasarkan Pancasila ini, justru ingin memberikan kompensasi untuk meniadakan keadilan.

Shopping Basket

Berlangganan Konten

Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.