Agama Finansial dan Moralitas Cacing Pita dalam Kapitalisme Zombi
‘Kita menciptakan uang dan menggunakannya, tapi kita tak bisa memahami hukum-hukumnya dan mengontrol tindakannya. Ia punya hidup sendiri.’ – Lionel Trilling – KRISIS demi krisis
‘Kita menciptakan uang dan menggunakannya, tapi kita tak bisa memahami hukum-hukumnya dan mengontrol tindakannya. Ia punya hidup sendiri.’ – Lionel Trilling – KRISIS demi krisis

Kredit ilustrasi: news.detik.com INNEKE Koesherawati: Saya mengenal namanya pertama kali di sebuah bioskop kumuh di daerah Shopping Center di Jogja. Ketika itu, saya ikut

HARI itu, Senin 15 Februari 2016. Hujan rintik-rintik membasahi Wamena, ibukota kabupaten Jayawijaya. Ribuan orang tak menggubris hujan, mereka memadati halaman seluas lebih kurang 1.000
DELAPAN tahun sudah transisi demokratik berjalan di Indonesia. Tuntutan demi tuntutan demokratik dan kerakyatan sudah dikedepankan dan mampu meruntuhkan simbol-simbol kekuasaan otoritarian yang sebelumnya seperti
SAAT ini, kaum buruh sedang melakukan perjuangan menuntut kenaikan upah minimum 2014 sebesar 50 persen dan Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta Rp3,7 juta. Tentu

Ilustrasi gambar oleh Alit Ambara (Nobodycorp) BEBERAPA waktu lalu, kita dikagetkan dengan kunjungan Jokowi bersama istrinya Iriana, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, Kepala Sekretariat

SABTU, 27 Agustus 1988. Nano Riantiarno mesti menghadapi interogasi di kantor Badan Koordinasi Intelijen Negara selama tiga jam, dari pukul 1 siang hingga 4 sore.

Ilustrasi oleh Alit Ambara (Nobodycorp) SELASA 21 Oktober 2016. Sekelompok mahasiswa dibubarkan secara paksa oleh aparat kepolisian ketika akan melakukan demonstrasi damai menyambut dua

Ilustrasi oleh nobodycorp ‘PERASAAN bahaya kiri belum hilang,’ tandas Buya Ahmad Syafii Maarif dengan gayanya yang khas dan blak-blakan. Pernyataan itu disampaikan oleh Buya
Ilustrasi oleh Alit Ambara DI TENGAH gencarnya fitnah, provokasi, dan aksi-aksi inkonstitusional yang dilakukan oleh TNI/Polri dan begundal-begundal sipilnya terhadap apa yang mereka sebut

KALAU kita perhatikan secara saksama, kebijakan anggaran partisipatif sebenarnya merupakan alat untuk merealisasikan sebuah gagasan besar tentang “Demokrasi Substantif” atau “Demokrasi Partisipatoris.” Itu sebabnya, kita

Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.