1. Beranda
  2. /
  3. Paling Sering Dibaca
  4. /
  5. Page 180

Paling Sering Dibaca

Pak Polisi Kita

KITA semua sudah familiar dengan lelucon Gus Dur yang satu ini: hanya ada dua polisi baik di negeri ini, Polisi Hoegeng dan Polisi Tidur. Selebihnya

Kelas Menengah Pusat dan Daerah

PERINGATAN keras: hilangkan (Anda bebas menambah kata ‘sejenak’) segala caci maki dan stereotipe kita pada kelas menengah. Karena, saya kira, tulisan ini dibuat oleh seorang

Anggur California, Thayyib, dan Keadilan Sosial

SETELAH beberapa minggu menetap di Amerika Serikat, baru tempo hari saya berkesempatan untuk menyambangi kawasan etnik Meksiko di Chicago. Pilsen namanya. Jika tak terbayangkan bagaimana

Coen Husain Pontoh: Partisipasi Warga Kunci Pembangunan Kota

Beberapa waktu lalu, Rusman Nurjaman dari majalah Intisari, mewawancari saya secara elektronik berkaitan dengan topic ‘Menciptakan Kota dan Lingkungan Ramah Warga.’ Setelah majalah itu terbit, tidak keseluruhan hasil wawancara itu dimuat, sehingga saya pikir tidak ada salahnya jika wawancara itu saya muat ulang selengkapnya di sini.

Mami Koto

MINGGU ini adalah Kamisan ke 281. Tetap berdiri diam di depan istana. Tapi tak ada lagi Mami. Orang tua yang anak-anaknya diculik, ditembak, satu per

Apa yang Bisa Kita Lakukan Sekarang?

Apa yang tersisa dan bisa kita kerjakan sekarang? Perlawanan sehari-hari, kecil atau besar. Apa yang tertinggal dari kita hanyalah kesadaran melawan untuk merespons segala kondisi bahaya ini. 

Ihwal Kekerasan dan Taghut

Kredit foto: Fathimah Fildzah Izzati KITA percaya tiada orang yang menghendaki kekerasan. Semua manusia waras membeci dan mengutuknya. Yang demikian ini, bahkan saya temui pada

Kekeliruan di Fakultas Ekonomi

Tambahan untuk Martin Manurung ”… dosen-dosen ekonomi di Universitas telah “berdosa” mengajarkan ilmu ekonomi secara keliru atau bahkan mengajarkan “ilmu ekonomi yang keliru.” (Prof.Mubyarto, 2003)

Shopping Basket

Berlangganan Konten

Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.