Perempuan Dan Politik
Perempuan dan politik adalah wacana yang menarik diperbicangkan bahkan, menjadi suatu yang politis untuk di perdebatkan. Hal ini disebabkan oleh fakta, ketika politik ditempatkan di
Perempuan dan politik adalah wacana yang menarik diperbicangkan bahkan, menjadi suatu yang politis untuk di perdebatkan. Hal ini disebabkan oleh fakta, ketika politik ditempatkan di
Ilustrasi gambar oleh Alit Ambara Kemunculan dan Perjalanan Tribunal Rakyat Internasional “May this Tribunal prevent the crime of silence” KALIMAT di atas adalah petikan

BELAKANGAN ini, kita banyak disuguhkan pemberitaan tentang kemunculan generasi baru ‘pemimpin berprestasi’ di banyak daerah di Indonesia. Dari nama-nama yang sudah ada dan cukup populer,

HARI-hari sekarang ini, tak mudah buat orang macam Dicky Ermandara coba mewartakan hikmah yang bisa dipetik dari pemikiran seperti Hume dan para pembangun dasar-dasar ilmu
Sastra kerap dianggap sebagai salah satu agen perubahan zaman. Di tengah gegap gempita kemajuan teknologi informasi sekarang ini, sastra terkadang dibebani pula harapan untuk mampu memberi nilai-nilai bagi masyarakat dalam menghadapi perubahan tersebut. Harapannya, dengan nilai-nilai yang dikandung sastra, masyarakat tidak gagap menghadapi kemajuan teknologi, khususnya teknologi informasi dewasa ini.
Tentu pendapat-pendapat di atas masuk akal. Kita bisa tambahkan lebih jauh lagi: dalam konjungtur-konjungtur sejarah tertentu, sastra bahkan mendahului atau menyumbangkan imajinasi untuk kemajuan teknologi dan sains. Jauh sebelum kapal selam dibuat, Jules Verne sudah berimajinasi tentang petualangan ribuan kaki di bawah permukaan laut. Jauh sebelum manusia menemukan pesawat, Ikarus sudah mengalami kecelakaan penerbangan yang pertama kali.

Peneliti Asia Monitor Resource Center (AMRC), Hong Kong, Fahmi Panimbang adalah salah seorang figur yang berkutat pada pemeriksaan gagasan ini di ranah empirik. Bagi Fahmi, globalisasi neoliberal yang merupakan bentuk umum dari kapitalisme terkini mempunyai impliksi luas bagi gagasan intrumentalisme negara oleh kapital. Hal ini tentu saja berimplikasi pada bagaimana kelas-kelas sosial diorganisasikan dan mengorganisasikan dalam hubungannya antara negara-kapital itu sendiri, yang membuat kita harus memikirkan kembali bagaimana pengorganisaian sosial yang berkontradiksi dengan kapital itu sendiri. Dalam memahami problem ini, Left Book Review (LBR) melakukan perbincangan dengan Fahmi.

SEKITAR 300-an orang hadir pada deklarasi Partai Rakyat Demokratik (PRD), 22 Juli 1996. Sebuah partai kiri pertama dalam sejarah Indonesia Orde Baru, berdiri hadap-hadapan dengan

SETENGAH abad sudah, setelah kelompok kiri digebuk tanpa ampun. Setelah itu, bukan hanya kiri, tapi juga seluruh aspek kehidupan berubah, menjadi satu dalam tafsir tunggal
LIPUTAN KHUSUS Jalan Panjang Menuju Persatuan KAMIS, 28 Januari 2010. Langit Jakarta, terang benderang. Matahari memancarkan sinarnya yang berkilau emas. Hidup menjadi bergairah, semua ingin
SELAMAT pagi, Sondang, apa kabarmu? Masih terngiang senja itu, Rabu, 7 Desember 2011, kau berlari menuju depan istana Negara, dengan sekujur tubuh terlalap api. Orang-orang

SEWAKTU saya kecil sampai remaja awal, banyak yang konstan dalam hidup saya. Dua di antaranya adalah Presiden Republik Indonesia selalu Soeharto, sementara salah satu Ketua

Kampung impian (Architecture Sans Frontières Indonesia). Kredit foto: Fiveprime DALAM tulisan sebelumnya di media ini, perkara partisipasi dalam konteks profesi arsitektur sudah dibicarakan oleh
Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.