1. Beranda
  2. /
  3. Harian Indoprogress
  4. /
  5. Page 119

Harian Indoprogress

Dorongan anti-imperialisme sebenarnya telah lama berlangsung. Namun dalam beberapa tahun terakhir, ia semakin menimbulkan kekhawatiran di kalangan Barat akibat berbagai perubahan dan dinamika geopolitik yang muncul.
Represi politik menghalangi perubahan dari dalam; sanksi menutup pintu terhadap dunia luar. Keduanya bersama-sama menyempitkan ruang gerak rakyat sebagai pelaku sejarah.
Kontrol negara atas tanah dan sumber daya alam tidak dapat dipahami sepenuhnya sebagai residu kolonialisme. Dalam konfigurasi ekonomi-politik saat ini, hukum yang menopang kontrol negara tersebut kerap berfungsi untuk melayani jaringan oligarki lokal dan nasional.
Dalam tradisi politik Syiah, kematian di tangan musuh memiliki makna yang sangat khusus. Karbala dan gugurnya Imam Hussain bukan sekadar kisah sejarah—keduanya adalah bahasa hidup yang terus membentuk kesadaran politik dan keagamaan, di mana menderita karena kezaliman justru melahirkan kewibawaan moral.

Harian Indoprogress

NKRI = Nasionalisme-Militeris

SEBAGAI sebuah bangsa merdeka, adakah ironi yang lebih ironis ketika kita menyaksikan perlakuan para elit oligarki (militer, birokrasi, borjuasi, dan elit-elit parpol) Jakarta terhadap rakyat

Dunia (juga) Diubah oleh Perempuan!

Fathimah Fildzah Izzati, anggota redaksi Left Book Review IndoProgress, peneliti Pusat Penelitian Politik LIPI.   Judul Buku: Dreamers of A New Day: Women Who Invented

Andai Haji Misbach Memimpin Ormas Islam

Sekarang sebuah perkumpulan yang tidak berdiri melawan kapitalisme berarti wajar pasti didukung oleh kapital (Haji Misbach) H Misbach adalah seorang moeslimin yang tegoeh (Tjipto Mangonkoesomo)

Apa Kabar KSP?

SETELAH sekian lama terbentuk, Kantor Staf Presiden (KSP) masih belum menemukan bentuk mapannya. KSP sebagai lembaga lingkar kepresidenan (presidential circle), tampak gamang memosisikan diri di

IPT 65, Hipokrisi dan Kebungkaman Kita

Ilustrasi oleh Alit Ambara   PENYELENGGARAAN IPT 65 di Den Haag pada tanggal 10-13 November 2015, mendapat tanggapan yang hampir seragam dari pemerintah. Menko Polhukam

Daulat Bahasa, Daulat Rakyat

PERSOALAN internasionalisasi bahasa Indonesia kini menerima tantangan dari dalam. Gegap gempita hasrat menjadikan bahasa Indonesia sebagai bahasa diplomasi luar negeri, terutama di forum-forum internasional, sebagai

Shopping Basket

Berlangganan Konten

Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.