1. Beranda
  2. /
  3. Harian Indoprogress
  4. /
  5. Page 105

Harian Indoprogress

Paradigma pembangunan baru tidak boleh mengulangi model lama yang mengorbankan alam dan manusia demi keuntungan. Ia harus berusaha mengambil unsur-unsur baik dari pengalaman masa lalu sekaligus mengelola hubungan antara alam dan manusia secara hati-hati demi kepentingan masyarakat.
Para kapitalis memonopoli alat produksi, di saat manusia membutuhkan alat produksi untuk bekerja memenuhi kebutuhan hidupnya. Akibatnya, sebagian besar masyarakat harus menjual tenaga kerjanya kepada kapitalis untuk bisa hidup.
Kwir yang kesejahteraan dan keamanan materialnya bergantung pada keluarga akan menghadapi rasa cemas yang berlipat ganda.
Sistem kekuasaan modern telah belajar cara bertahan lebih lama dari amarah publik, memprofesionalkan perlawanan, menunggu massa membubarkan diri dari ruang publik, serta mengkriminalisasi kegigihan aksi.

Harian Indoprogress

57 Tahun Intelektualisme PMII

Penyegaran dan “Modernisasi” NU tidak lepas dari keberhasilan PMII. Kader-kader PMII menyebar hampir kesemua lini NU se-Nusantara. Ketaatan kultural terhadap Ulama yang membangun Jam’iyah NU

Mengapa Gereja Harus Membela Buruh dan Petani?

Kredit ilustrasi: Alit Ambara (Nobodycorp)   GEREJA itu apolitis. Ini merupakan kesimpulan terpendek jika mengamati fenomena kontemporer gereja-gereja di Indonesia. Lembaga ini seolah tercerabut dari

Cerita Indonesia tentang Papua di PBB

Kredit foto: Cypri Dale   TINJAUAN Periodik Universal (UPR) atas Indonesia di Dewan HAM PBB baru saja selesai (03/05/17). Pemerintah Indonesia yang diwakili delegasi besar

Beberapa Catatan Tentang Perdebatan Populisme

Kredit ilustrasi: Alit Ambara (Nobodycorp)   PERDEBATAN idealnya menuntun ke arah pemahaman yang lebih baik dalam berbagai aspek (e.g., teori, metodologi, data). Sayangnya tulisan ini

Kekeliruan Debt to GDP Ratio

Kredit ilustrasi: http://www.sumbarsatu.com MERUJUK pada rasio utang pemerintah terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), yakni debt to GDP ratio, yang berada di kisaran 27 persen (di

Politik Ketakutan Jakarta

Kredit ilustrasi: Alit Ambara (Nobodycorp)   ENTAH Anda berpihak kepada siapa atau apa dalam Pilkada Jakarta kemarin, pasti segudang argumentasi sudah disiapkan untuk membela calon

Shopping Basket

Berlangganan Konten

Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.