1. Beranda
  2. /
  3. Harian Indoprogress
  4. /
  5. Page 103

Harian Indoprogress

Relevansi Nietzsche bagi Indonesia tidak terletak pada hilangnya agama, melainkan pada transformasi struktural dalam cara nilai-nilai diproduksi, dikontestasikan, dan diinstrumentalisasi dalam arena politik dan sosial.
Dalam perkembangan gerakan rakyat di dunia, bentuk-bentuk demokrasi lain yang memungkinkan adanya kontrol langsung atas sarana perekonomian, institusi politik dan kebijakan publik telah berjalan sedemikian rupa.
Untuk benar-benar memahami Dey, analisis ekonomi politik harus dikembalikan dari posisi pinggiran ke jantung pembacaan peristiwa.
Narasi “memberi makan anak” berfungsi sebagai tameng moral yang efektif untuk menyingkirkan keberatan publik. Orang tua, guru, dan relawan yang mempertanyakan kualitas makanan, keamanan konsumsi, maupun transparansi anggaran kerap distigmatisasi sebagai penghambat program.

Harian Indoprogress

Rumah Untuk Generasi Millennial

UNTUK kesekian kalinya, saya mendengarkan keluh-kesah mereka yang khawatir tidak bisa memiliki rumah. Akhir bulan lalu, di bilangan Senayan, ketakutan itu datang dari seorang pemuda

Trump dan “Orwellian”

DARI sekian banyak peristiwa yang mewarnai gelombang anti-Trump, ada satu fenomena menarik. Yaitu kembalinya novel George Orwell, 1984, ke jajaran buku terlaris, setidaknya di Amerika Serikat. Mulai dari New York Times, Telegraph, Guardian,

Nak: Kenalilah Wiji Thukul

Kredit ilustrasi: Alit Ambara (Nobodycorp)   NAK semalam ayah menonton film yang indah sekali: Istirahatlah Kata-kata. Berkisah penyair pemberani yang bernama Wiji Thukul. Pria kurus,

Merebut Populisme

DALAM beberapa masa ke depan, politik Indonesia akan tetap berada dalam bayang-bayang kebangkitan populisme. Dari konteks nasional, efek dari mobilisasi populisme Islam (baca: kanan) 411

Protestantisme dan Marxisme

Kredit gambar: http://critique-of-pure-interest.blogspot.com   Prawacana BEBERAPA Minggu lalu, saya sedang melayankan firman di salah satu jemaat di Bandung. Menarik, ketika saya sedang bersiap-siap untuk ibadat,

Metamorfosis Perbudakan: Kasus NTT

Kredit foto: matthewoldfield.photoshelter.com   PERBUDAKAN bukan merupakan fenomena baru di wilayah NTT. Duarte Barbosa, geografer Portugis, pada tahun 1518 mencatat budak sebagai salah satu komoditas perdagangan,

Shopping Basket

Berlangganan Konten

Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.