1. Beranda
  2. /
  3. Harian Indoprogress
  4. /
  5. Page 103

Harian Indoprogress

Benarkah Republik Islam sudah berada di tepi kehancuran? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, perlu ditelaah empat aktor utama dalam dinamika saat ini: rezim yang berkuasa, rakyat, oposisi, dan kekuatan eksternal.
Indonesia memiliki beragam masalah kompleks yang sudah struktural hingga sulit untuk dibenahi. Segala keindahan yang ada di Indonesia seperti terbenam oleh kebobrokan tingkah polah manusia yang mengelola negara ini.
Begitu ekonomi politik industri minyak benar-benar dibedah, penjelasan “ini semua tentang minyak” mulai kelihatan rapuh.
Publik diajak percaya bahwa mengganti Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) batubara dengan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), atau mengganti mobil bensin dengan mobil listrik, hanyalah soal substitusi teknis. Padahal, infrastruktur energi selalu tertanam dalam struktur sosial, politik, dan ekonomi tertentu.

Harian Indoprogress

Trump dan “Orwellian”

DARI sekian banyak peristiwa yang mewarnai gelombang anti-Trump, ada satu fenomena menarik. Yaitu kembalinya novel George Orwell, 1984, ke jajaran buku terlaris, setidaknya di Amerika Serikat. Mulai dari New York Times, Telegraph, Guardian,

Nak: Kenalilah Wiji Thukul

Kredit ilustrasi: Alit Ambara (Nobodycorp)   NAK semalam ayah menonton film yang indah sekali: Istirahatlah Kata-kata. Berkisah penyair pemberani yang bernama Wiji Thukul. Pria kurus,

Merebut Populisme

DALAM beberapa masa ke depan, politik Indonesia akan tetap berada dalam bayang-bayang kebangkitan populisme. Dari konteks nasional, efek dari mobilisasi populisme Islam (baca: kanan) 411

Protestantisme dan Marxisme

Kredit gambar: http://critique-of-pure-interest.blogspot.com   Prawacana BEBERAPA Minggu lalu, saya sedang melayankan firman di salah satu jemaat di Bandung. Menarik, ketika saya sedang bersiap-siap untuk ibadat,

Metamorfosis Perbudakan: Kasus NTT

Kredit foto: matthewoldfield.photoshelter.com   PERBUDAKAN bukan merupakan fenomena baru di wilayah NTT. Duarte Barbosa, geografer Portugis, pada tahun 1518 mencatat budak sebagai salah satu komoditas perdagangan,

Mengakhiri Rezim Defisit Pada Kebijakan Fiskal

Kredit ilustrasi: http://www.trafficchallan.co.in   DARI semenjak merdeka hingga hari ini, pengelolaan anggaran Indonesia selalu berkutat dengan masalah defisit. Satu celah yang membuat Indonesia tidak bisa

Ahok Melawan: Apa yang Sebenarnya Terjadi?

PILKADA DKI Jakarta saat ini memperlihatkan gambaran yang paling baik dari pertentangan yang tak bisa didamaikan lagi antara para borjuis (mafia) rente di satu pihak

Shopping Basket

Berlangganan Konten

Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.