
Aku, Marx, dan Engels
AKU adalah seorang buruh pabrik tekstil di Barmen, Jerman. Aku hidup ketika feodalisme di Eropa mulai terkikis. Ketika itu, pembangunan mulai terpusat di kota-kota besar.

AKU adalah seorang buruh pabrik tekstil di Barmen, Jerman. Aku hidup ketika feodalisme di Eropa mulai terkikis. Ketika itu, pembangunan mulai terpusat di kota-kota besar.

Toleransi Keberagaman: Anggota OSIS SMA N. 4 Batam melaksanakan Qurban di sekolah. Kredit foto: sman4batam.blogspot.com ADA perasaan sedikit malu ketika membaca hasil studi dari

KEMENANGAN Donald Trump di Pilpres AS, dan keinginan kelompok yang ingin Inggris keluar dari Uni Eropa (“Brexit”) di referendum Inggris mengejutkan, tapi tidak aneh. Keduanya

SISTEM kapitalisme yang selama ini dipuja (sadar atau tidak) berperan dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi, ternyata memiliki catatan hitam yang amat mengerikan. Di bawah sistem ini
Hari itu, udara bagaikan tungku.
Sementara berhala kekuasaan
telah lama menggantikan Tuhan.
Mesin jagal bak taring srigala,
siap mengerkah siapa yang beda warna
siap menggilas lagi yang lain ideologi.
Kisah Umi Sarjono, yang keluar masuk penjara di masa revolusi kemerdekaan. Memimpin organisasi perempuan terbesar. Meninggal dalam sunyi, di usia 87.

AOC: Tak menerima uang dari oligarki, tak tercerabut dari konstituen, didukung organisasi massa.

Kredit foto: Hidayatullah.com DALAM riuh rendah perdebatan sosial politik menjelang pemilihan umum 2019 ini, salah satu tema yang menjadi perbincangan cukup serius adalah isu lingkungan

Masalah Teoritik Beberapa waktu lalu, IndoPROGRESS menerbitkan tulisan Bonnie Setiawan berjudul Masyarakat Indonesia dan 70 Tahun Revolusi Agustus. Tulisan tersebut menggambarkan problem masyarakat Indonesia dan

Kredit ilustrasi: Yohanes Andreas Iswinarto SAAT ini gerakan Kiri sedang dalam keadaan terpuruk di hampir segala front: teori, politik, dan organisasi. Secara objektif (dalam relasinya
TULISAN ini merupakan catatan-catatan yang diambil dari beberapa sumber yang menginterpretasikan dan mengontekstualisasikan Leninisme. Sebagaimana ditunjukkan di bawah, interpretasi tentang Leninisme itu sendiri, khususnya konsep

Kredit ilustrasi: Wikimedia Commons DALAM Catatan-Catatan Penjara-nya yang terkenal itu, Antonio Gramsci pernah berkata, “semua orang adalah intelektual, tapi tidak semua orang menjadi intelektual
Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.