
Sitor Situmorang. Ilmu Alam di Bawah Kata
SITOR SITUMORANG mengeluarkan lukisan-lukisannya, sebagian menggunakan cat air di atas kertas. Rata-rata lukisan pantai dan sebuah lukisan istrinya (Barbara Brouwer) yang sedang tidur. Sebuah lukisan

SITOR SITUMORANG mengeluarkan lukisan-lukisannya, sebagian menggunakan cat air di atas kertas. Rata-rata lukisan pantai dan sebuah lukisan istrinya (Barbara Brouwer) yang sedang tidur. Sebuah lukisan

Kredit foto: Process: a blog for american history SEJAK runtuhnya Tembok Berlin, kapitalisme telah dibaptis sebagai pemenang sejarah. Kapitalisme menjadi sesuatu yang unik, dibutuhkan,

Kredit ilustrasi: http://www.fsp2ki.org DIMANA situs penindasan perempuan dalam kapitalisme? Pertanyaan ini seperti pertanyaan “abadi” yang melahirkan perdebatan, bahkan di kalangan feminis itu sendiri. Namun

Bagi PKI, Proklamasi 1945 haruslah menjadi revolusi borjuis-demokratis. Tujuannya menyingkirkan imperialisme dan sisa-sisa feodalisme.

SEBAGAI seorang dari tradisi Protestan,[1] saya sering mendengar, baik melalui khotbah maupun percakapan sehari-hari, bahwa tidak baik untuk melawan pemerintah. Atau dalam nada yang sedikit

Kredit ilustrasi: http://www.sumbarsatu.com MERUJUK pada rasio utang pemerintah terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), yakni debt to GDP ratio, yang berada di kisaran 27 persen (di

TIDAK lama setelah Bung Karno meninggal, saya terima surat dari seorang teman. Teman ini sangat marah kepada si Pemimpin Besar Revolusi. Ia ikut aktif dalam

Ruang Publik Dulu dan Sekarang* Oleh Rianne Subijanto Jelang pemilu 2014, kita sering dengar berbagai keluhan akan rendahnya partisipasi publik dalam kehidupan demokrasi

Ekspansi modal memengaruhi pertumbuhan banyak kota, tidak terkecuali Surabaya. Ketika yang diutamakan adalah profit, bukan orang-orang yang tinggal di dalamnya, maka hasilnya dapat mudah diketahui.

Judul buku: Marx on Gender and The Family, A Critical Study Penulis: Heather A. Brown Penerbit: Brill, Leiden-Boston, 2012 Tebal: 229 halaman termasuk index “I
MENYIMAK kompleksitas masalah yang melekat pada kota Jakarta dan bagaimana pemerintahan baru di bawah duet Jokowi-Basuki coba mengatasi masalah-masalah tersebut, saya ingin mendiskusikan apa yang

SEIRING dengan maraknya tren dakwah ‘Hijrah’ para ustad di perkotaan, baik melalui berbagai kelompok pengajian maupun saluran media sosial, tak bisa dipungkiri bahwa kata hijrah
Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.