MUNGKIN tidak banyak disadari, sebuah gejala baru telah terjadi di dalam perpolitikan Indonesia. Tidak sulit diraba sebenarnya.
Bagaimana mungkin sebuah partai tanpa basis organisasi yang solid – juga tanpa ideologi yang jelas — seperti partai Demokrat, bisa menempatkan diri pada urutan pertama dalam pemilihan legislatif?
Bagaimana mungkin seseorang yang hanya mengandalkan image politiknya, bisa menjadi sedemikian popular dan menang dalam pemlihan presiden hanya dalam satu putaran?
Mau tidak mau, kita dipaksa untuk menemukan karakteristik yang baru dalam perpolitikan Indonesia.