1. Beranda
  2. /
  3. Paling Sering Dibaca
  4. /
  5. Page 186

Paling Sering Dibaca

Memahami Utopia

Respon Terhadap Airlangga Pribadi TULISAN kawan Airlangga Pribadi yang berjudul Meneruskan Utopia Indonesia merupakan satu kontribusi penting dalam ranah teoritisasi politik kontemporer Indonesia. Ketika banyak

Dekolonisasi Gerakan Sosial

Aktivis harus belajar hidup dan berkembang dari dukungan rakyat itu sendiri. Langkah ini pun bersifat revolusioner—membebaskan gerakan dari ketergantungan dan memulai dekolonisasi tahap kedua yang bertujuan membongkar warisan kolonial yang masih membelenggu Indonesia.

Ketika Media Massa Berpolitik

FUNGSI media kini telah bias. Media tak lagi menyalurkan informasi yang dibutuhkan publik. Sebagaimana yang sering ditegaskan para pakar media, ia lebih mengakomodasi kepentingan-kepentingan elit-elit politik di balik penyajian dan frekuensi pemuatan kontennya, sehingga tidak lagi dapat dipandang sebagai sarana informasi yang sifatnya murni untuk kepentingan publik. Cepat atau lambat, perkembangan informasi saat ini membuat perilaku media semakin politis. Media, singkatnya, berpolitik.

Disorientasi Politik Koalisi Permanen

DEKLARASI koalisi permenan yang dilakukan kubu Prabowo-Hatta, memaksa saya untuk mencari pijakan teori mengenai apa itu koalisi permanen. Setelah membuka beberapa buku teori politik, saya

Demokrasi Menentang Neoliberalisme

SEGERA setelah pengumuman keputusan Mahkamah Konstitusi yang menolak seluruh gugatan Prabowo-Hatta, saatnya berpikir bagaimana idealnya hubungan antara Relawan dengan Jokowi. Dalam acara Halal bi halal

Aku Bin Atang

NAMAKU Aku. Bapakku Atang. Aku bin Atang. “Ku,” seru teman-temanku, “Kenapa kamu suka jadi benalu?” Mengapa teman-temanku bisa ngomong begitu, akan kuceritakan padamu. *** DI

Catatan Kecil Sepulang dari Rumah Buya Syafii

  Ilustrasi oleh nobodycorp   ‘PERASAAN bahaya kiri belum hilang,’ tandas Buya Ahmad Syafii Maarif dengan gayanya yang khas dan blak-blakan. Pernyataan itu disampaikan oleh Buya

Setelah Pilkada DKI?

Kredit ilustrasi: Alit Ambara (Nobodycorp)   PESTA Pilkada DKI Jakarta, telah usai. Pemenangnya sudah ditentukan. Lalu apa yang tersisa? Kegembiraan, pesta, kesedihan, penyesalahan, dan rasa

Shopping Basket

Berlangganan Konten

Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.