
Kritik Terhadap Narasi Politik Gerakan Pelajar (Bagian 2)
Balasan untuk Arif Novianto  SEBAGAI institusi, pendidikan telah ditakdirkan untuk selalu korup dan degradatif. Bahwa universitas atau sekolah tidak lebih dari sumber penyakit di

Balasan untuk Arif Novianto  SEBAGAI institusi, pendidikan telah ditakdirkan untuk selalu korup dan degradatif. Bahwa universitas atau sekolah tidak lebih dari sumber penyakit di
Pendahuluan TERHITUNG sejak November 2012 hingga Mei 2013, para Pegiat Usaha Stasiun[1] di Jabodetabek, menghadapi masa mencekam sekaligus menentukan. Pada rentang waktu itu, satu per

TAK BISA disangkal bahwa kekuatan terpenting di balik kemenangan Joko Widodo (Jokowi) adalah keberadaan relawan, yang, kata Jokowi, bekerja dari siang, malam dan subuh. Keberadaan

SEJARAH modern Asia Tenggara adalah sejarah konflik di antara negara-negara di kawasan tersebut. Konfrontasi Indonesia-Malaysia, klaim Filipina atas Sabah, berpisahnya Singapura dari Malaysia, Perang Vietnam

KAPANKAH politik menjadi ajang kegembiraan rakyat banyak? Sejak Orde Baru, kita telah dibiasakan dengan politik yang tak ideologis, politik suam-suam kuku. Urusan politik dibuat jadi

SEJATINYA, sejak tahun 2004 Pemerintah DKI Jakarta telah berupaya membenahi sistem transportasi publik yang beroperasi di jalan. Jalan yang ditempuh adalah modernisasi moda transportasi publik

Bangunan warga desa Tiberias yang diduga dirusak karyawan PT Malisya Sejahtera. Kredit foto: http://www.mongabay.co.id KONFLIK agraria ternyata masih terus terjadi di negeri ini. Setelah
TIM dan DKJ adalah salah satu bukti paling jelas bahwa humanisme universal telah menjadi semangat seni arus utama. Dengan memberi tempat pada humanisme universal, sesungguhnya Orde Baru melakukan sensor secara halus dan tanpa biaya tinggi. Untuk apa menyensor seni yang apolitis—seni yang peduli setan dengan politik?
Bagaimana wartawan TV era Reformasi memaknai profesionalismenya? RAYMOND Arian Rondonuwu sudah 12 tahun bekerja di RCTI. Ia adalah produser Seputar Indonesia Malam (SIM) yang menggarap

PEMBACA tentu pernah bersua orang, mengerjakan kegiatan, atau berada dalam situasi yang membosankan. Sebagai manusia pasti kita pernah mengalami kebosanan. Tak banyak orang yang hidup

TIAP 30 September, Indonesia selalu bertemu lagi dengan sejarah kelamnya yang belum terselesaikan dan terus menghantui hingga kini. Meski pelan dan tak jarang menemui kebuntuan,
MASA depan demokrasi, sangat ditentukan oleh sejauh mana tatanan ini memberi manfaat secara langsung kepada rakyat. Bila tidak, secara logis ia rentan terhadap berbagai gugatan,
Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.