Pelarangan Buku di Indonesia: Hempasan dari Masa Lalu
PERTAMA saya mendengar berita bahwa terjemahan buku saya, Dalih Pembunuhan Massal: Gerakan 30 September dan Kudeta Suharto (Pretext for Mass Murder: The September 30th Movement
PERTAMA saya mendengar berita bahwa terjemahan buku saya, Dalih Pembunuhan Massal: Gerakan 30 September dan Kudeta Suharto (Pretext for Mass Murder: The September 30th Movement
Akhir-akhir ini, di tengah simpang-siur beragam berita, terseliplah berita yang menciutkan hati beberapa kalangan. Pelarangan bir, yang bukan sekadar wacana melainkan memang sudah terlaksana, dan

SERUAN dari artikel Martin Suryajaya dan Coen Husain Pontoh, sangatlah relevan dan mendesak untuk ditindaklanjuti oleh kalangan progresif Indonesia. Seruan mereka adalah semacam battle cry
BULAN Februari, adalah bulan bersejarah dalam sejarah gerakan kiri-radikal di seluruh dunia. Di bulan itu, pada 1848, terbit sebuah dokumen ringkas, yang ditulis dengan bahasa

PEMILU presiden (pilpres) 2014 belum lama berselang, tapi rakyat sudah diberi ‘hadiah’ buruk oleh para elit politik di tingkat nasional. Di ujung kekuasaan pemerintahan Susilo
Langkah strategis untuk menyelamatkan pertanian dan kedaulatan pangan Di tengah situasi seperti ini, apa yang bisa di lakukan untuk menyelamatkan pertanian dan kedaulatan pangan yang
Ketika Jeffrey Franks—kolumnis majalah New Yorker—berkunjung selama beberapa waktu ke Norwegia, ia mendapati pengalaman istimewa tentang Knut Hamsun. Waktu itu Franks berburu karya Hamsun di

DALAM sistem neoliberalisme, Politik (dalam pengertian P besar) sebagai sebuah ikhtiar publik untuk melayani kepentingannya sendiri telah bangkrut. Apa yang terjadi, politik semata-mata diorientasikan untuk melayani dan tunduk pada mekanisme pasar. Segala sesuatu yang menghambat hukum pasar, baik yang datang dari negara, kelas, dan komunitas harus disingkirkan. Politik disapu bersih oleh, meminjam Walter Benjamin, ‘angin puyuh kemajuan/storm of progress. Jika pada masa Benjamin ‘kemajuan’ itu adalah ‘modernisasi,’ maka pada kita, ‘kemajuan’ itu adalah ‘neoliberalisme.’ Pasar bebas adalah dasar dan tujuan bermasyarakat.

Pilihlah olehmu menjadi pihak yang kalah tetapi benar. Dan jangan sekali-kali engkau menjadi pemenang tetapi zalim. (Phytagoras) jalan raya dilebarkan/ kami terusir/ mendirikan kampung/ digusur/

Kredit foto: aktual.com PADA 13 Desember 2018 lalu, presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui akun Twitter-nya menyatakan kritik terhadap penyelenggaraan bantuan sosial. Bagi Jokowi, pemberian

PEMBACA tentu pernah melihat gambar, membaca berita, mendengar cerita, atau menonton tayangan tentang Alien. Setidaknya sekali. Di Amerika Serikat, pusat peredaran kapital global yang konon
Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.