1. Beranda
  2. /
  3. Paling Sering Dibaca
  4. /
  5. Page 169

Paling Sering Dibaca

Melembagakan Utopia

Kredit ilustrasi: FACT.international TULISAN ini hendak menyorot kegagalan masyarakat sipil dalam mengelola dirinya  serta narasi jangka panjang yang ia wakili. Dalam konteks tersebut, tulisan ini

Teologi Pasifisme dan Nasib kelas Pekerja

KALI ini saya ingin mengawali diskusi kita dengan cerita. Sebuah cerita ringan dan biasa saja, yang bisa jadi, Anda juga pernah mengalaminya. Melalui cerita ringan

Pemimpin Kuat

BEBERAPA waktu lalu, wartawan senior Michael Vatikiotis di harian The New York Times (2/21/2014) menulis tentang kondisi demokrasi di Indonesia yang dianggapnya sangat rapuh. Kerapuhan

Kepada Anakku, Tentang Anak-Anak Muda Hebat Itu

Anakku BEBERAPA hari lalu kubaca kabar di koran, seorang wartawan senior, disebut-sebut sebagai wartawan investigasi terhandal, gigih membela sang jendral yang tangannya berdarah-darah. Si penyuka

Kebudayaan Kita

TIM dan DKJ adalah salah satu bukti paling jelas bahwa humanisme universal telah menjadi semangat seni arus utama. Dengan memberi tempat pada humanisme universal, sesungguhnya Orde Baru melakukan sensor secara halus dan tanpa biaya tinggi. Untuk apa menyensor seni yang apolitis—seni yang peduli setan dengan politik?

Caleg Perempuan Tanpa Spatial Practice

Kredit ilustrasi: berita.baca.co.id “EVERY story is a travel story…a spatial practice”, kata Michel de Cherteau dalam karyanya The Practice of Everyday Life (1984). Artinya seluruh

Sukarno di Simpang Jalan Revolusi

PADA  1958, Presiden Sukarno pernah menyampaikan beberapa kuliah tentang Pancasila di Istana Negara. Antara lain ada kuliah tentang masing-masing sila, termasuk peri-kemanusiaan. Di dalam kuliah

Memahami September

Ilustrasi gambar oleh Dolorosa Sinaga   SETIAP menjelang dan memasuki bulan September, percakapan publik di berbagai media massa di Indonesia dipanaskan oleh perdebatan soal sejarah

Shopping Basket

Berlangganan Konten

Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.