Edisi LKIP13


Tak terasa, sudah satu tahun laman kebudayaan yang terlalu pede sehingga merasa dirinya begitu dicintai sidang pembaca ini hadir di hadapan Anda. Seperti juga... » Selengkapnya

Edisi LKIP11


Apa yang patut kita catat dalam pengantar ini: buruh yang dihajar paramiliter sampai babak belur, ajakan para pembesar negara untuk bekerja sama dengan paramiliter,... » Selengkapnya

Edisi LKIP10


Riuh rendah peringatan ‘Gestok’ (Gerakan Satu Oktober) sudah mulai reda. Tempo sudah mengeluarkan edisi khusus soal Lekra dan peristiwa 1965 sambil bersenandung lirih tentang... » Selengkapnya

Edisi LKIP09


Ketika isu-isu kekerasan '65 semakin diangkat ke permukaan, suara anti-komunisme pun semakin keras. Dari jenderal hingga politisi sipil sudah mulai angkat bicara tentang 'kebangkitan... » Selengkapnya

Edisi LKIP08


Sesungguhnya, kami ingin mengawali pengantar ini dengan ucapan Dirgahayu RI yang Ke-68. Namun, berita tentang pemboman di Wihara Ekayana yang berseliweran di timeline twitter... » Selengkapnya

Edisi LKIP07


'Saltum' alias salah kostum kiranya kata yang tepat untuk pembaca renungkan sebelum mengunyah sajian LKIP kali ini. Oke. Sebagai bantuan, kami berikan ilustrasi. Bayangkan... » Selengkapnya

Edisi LKIP06


"Sastra Indonesia miskin tradisi kritik", mungkin ini salah satu ratapan yang kerap kita dengar dalam dunia sastra Indonesia. Kalau pun ada, dewasa ini produksi... » Selengkapnya

Edisi LKIP05


Dalam sebuah diskusi pada peluncuran film Jembatan Bacem, sejarawan Hilmar Farid mengingatkan keterpautan peristiwa tersebut dengan peristiwa pasca G30S. Dalam film tersebut memang digambarkan... » Selengkapnya

Edisi LKIP04


Phytagoras pernah berujar dahulu sekali, "musik adalah penyembuh jiwa." Tentu ada sesuatu yang lain dan pemikiran tertentu yang melatarbelakangi apa yang dikatakannya itu. Tetapi... » Selengkapnya