1. Beranda
  2. /
  3. Harian Indoprogress
  4. /
  5. Page 74

Harian Indoprogress

Relevansi Nietzsche bagi Indonesia tidak terletak pada hilangnya agama, melainkan pada transformasi struktural dalam cara nilai-nilai diproduksi, dikontestasikan, dan diinstrumentalisasi dalam arena politik dan sosial.
Dalam perkembangan gerakan rakyat di dunia, bentuk-bentuk demokrasi lain yang memungkinkan adanya kontrol langsung atas sarana perekonomian, institusi politik dan kebijakan publik telah berjalan sedemikian rupa.
Untuk benar-benar memahami Dey, analisis ekonomi politik harus dikembalikan dari posisi pinggiran ke jantung pembacaan peristiwa.
Narasi “memberi makan anak” berfungsi sebagai tameng moral yang efektif untuk menyingkirkan keberatan publik. Orang tua, guru, dan relawan yang mempertanyakan kualitas makanan, keamanan konsumsi, maupun transparansi anggaran kerap distigmatisasi sebagai penghambat program.

Harian Indoprogress

Kontradiksi Keuangan

Kredit ilustrasi: David McWilliams   Kawan-kawan, KINI kita hidup dalam fase kapitalisme yang ditandai oleh semakin dominannya peran sektor keuangan di banding sektor-sektor ekonomi lainnnya.

Euforia Soft Skill

Kredit ilustrasi: Porter and Chester Institute   DI KALANGAN pro-pekerja, setidaknya belum satupun saya temukan komentar bernada positif terhadap laporan tahunan Bank Dunia, World Development

Adakah “Ulama Organik”?

Kredit ilustrasi: Wikimedia Commons   DALAM Catatan-Catatan Penjara-nya yang terkenal itu, Antonio Gramsci pernah berkata, “semua orang adalah intelektual, tapi tidak semua orang menjadi intelektual

Tiang-Tiang Kayu Besi yang Mulai Keropos

Aktivitas masyarakat Teluk Bintuni. Foto: I Ngurah Suryawan   “…Pengakuan terhadap masyarakat adat tujuh suku di Kabupaten Teluk Bintuni sebenarnya merupakan tantangan tidak hanya kepada

Menuju Penguatan Posisi Politik Orang Miskin

Sebuah Curhat Terhadap Kondisi Pelayanan Kesehatan (health-care) di Republik Indonesia   Retrospeksi Bersama-sama dengan salah satu organisasi masyarakat (Ormas) orang miskin terkemuka di Indonesia, yakni

Asketisme Populis dan Kesaktian Jokowi

Kredit foto: Presiden RI   “Socialismo, o muerte! Socialismo o muerte!” (sosialisme atau mati!) FRASE ini merupakan jargon andalan Hugo Chávez, Evo Morales dan Rafael

Shopping Basket

Berlangganan Konten

Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.