1. Beranda
  2. /
  3. Harian Indoprogress
  4. /
  5. Page 124

Harian Indoprogress

Aktivitas gerakan sosial berpotensi mengalami pergeseran dari mobilisasi politik menuju manajemen proyek. Relasi dengan masyarakat tidak lagi terutama dibangun melalui organisasi massa atau solidaritas kolektif, tetapi melalui kegiatan pelatihan, workshop, atau program advokasi yang bersifat episodik.
Melalui mekanisme perizinan dan penetapan kawasan hutan negara, perluasan HTI di Kalimantan Barat—wilayah yang secara historis merupakan tanah ulayat masyarakat Dayak Kualan, direorganisasi menjadi kawasan produksi industri.
Marandi percaya bahwa “kesuksesan mengesankan Iran dalam beberapa minggu terakhir adalah kemenangan besar bagi umat manusia. Dan ini adalah kabar baik bagi mayoritas global, karena ini akan memberi mereka kekuatan dalam menghadapi negara imperialis seperti AS. Hal ini akan menciptakan kepercayaan diri yang lebih besar di antara bangsa-bangsa."
Habermas berulang kali menyatakan dukungannya terhadap gagasan bahwa tatanan liberal Barat bukan sekadar salah satu sistem politik di antara yang lain, melainkan cakrawala normatif dari perkembangan politik modern

Harian Indoprogress

Apa Itu Islam Progresif?

SUDAH saatnya menceraikan liberalisme Islam dari kata “progresif”. Kelemahan utama studi yang dilakukan oleh Martin van Bruinessen dkk dalam Conservative Turn: Islam Indonesia dalam Ancaman

Pasca Drama Tolikara

“Kami sekarang sedang pikir nyawa manusia ini tidak ada harga sama sekali dari pada kios dan mushola. Kami sangat kecewa sekali dengan tindakan mereka.” Saksi

Tolikara: License To Kill?

ADA BANYAK banyak pertanyaan saya seputar insiden Karubaga berdarah. Pertama, Karubaga, ibukota kabupaten Tolikara, terletak di Propinsi Papua. Kota ini sangat terisolir. Karenanya, sangat mengagumkan

Marx dan Tauladan Bagi Remaja

MENDENGAR nama Karl Marx, yang berkelebat dalam kepala kita adalah Partai Komunis Indonesia (PKI), yang digambarkan sebagai brutal dan biadab oleh Orde Baru Soeharto. Tulisan

Jokowi dan Jenderal-Jenderalnya

MUNGKIN baik untuk selalu mengingat kenyataan ini. Selama tujuh belas tahun masa paska-Orde Baru (Orba), sudah ada lima presiden yang berkuasa. Empat dari presiden itu

LGBT, Negara dan Perjuangan Kita

MENTERI Agama sudah bersikap, demikian pula KOMNAS HAM. Yang pertama menganggap pernikahan sejenis sulit diterima karena masyarakat kita relijius. Yang kedua lugas menyatakannya sebagai tindakan

Shopping Basket

Berlangganan Konten

Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.