
Nasionalisme: Dimulai dari Sejarah, Kebudayaan, lalu Anak Muda
SEGERA setelah presiden terpilih resmi diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum pada 22 Juli 2014 lalu, para relawan tidak lantas beristirahat. Selang beberapa hari, segelintir relawan
HomeAnalisis

SEGERA setelah presiden terpilih resmi diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum pada 22 Juli 2014 lalu, para relawan tidak lantas beristirahat. Selang beberapa hari, segelintir relawan

Fathimah Fildzah Izzati, anggota redaksi Left Book Review (LBR) IndoPROGRESS Judul: Kekerasan Budaya pasca 1965 : Bagaimana Orde Baru Melegitimasi Anti-Komunisme Melalui Sastra dan Film

Rio Apinino, anggota redaksi Left Book Review IndoPROGRESS dan Sekjen Serikat Mahasiswa Progresif UI (SEMAR UI) Judul: Rebuilding the Left Penulis: Marta Harnecker Penerbit:

SERUAN dari artikel Martin Suryajaya dan Coen Husain Pontoh, sangatlah relevan dan mendesak untuk ditindaklanjuti oleh kalangan progresif Indonesia. Seruan mereka adalah semacam battle cry

HARUS diakui bahwa gagasan ‘dukungan kritis’ beresonansi cukup kuat dalam proses pemenangan Jokowi pada pemilu kemarin. Jokowi didukung bukan karena dirinya sendiri, akan tetapi juga

PENGGALAN kalimat Marx yang paling terkenal dan sekaligus menjadi slogan atas dirinya yaitu ‘agama adalah candu rakyat’, mungkin saja telah menjadi saripati dari apa yang

“Perang selamanya adu kekuatan dan muslihat untuk keluar sebagai pemenang,“ kata Tuan Tèlinga. “Tidak,Tuan Tèlinga“ Marais membantah, “tak pernah ada perang untuk perang. Ada banyak

TAK BISA disangkal bahwa kekuatan terpenting di balik kemenangan Joko Widodo (Jokowi) adalah keberadaan relawan, yang, kata Jokowi, bekerja dari siang, malam dan subuh. Keberadaan

SEJAK rezim Orde Baru (Orba) berkuasa pada 1965, hubungan antara Agama dan Marxisme dikonstruksikan seperti air dan api, terpisah dan saling meniadakan. Dalam konstruksi Orba,

AKHIRNYA Jokowi terpilih memegang amanah menjadi presiden republik ini. Darinya ada harapan untuk wajah dan isi Indonesia yang baru, khususnya mengikis jejak-jejak Orde Baru. Rakyat
Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.