
Membela Pembunuhan oleh Kopassus
PEMBUNUHAN empat tahanan pada 23 Maret 2013 di Penjara Sipil Cebongan, Yogyakarta, serta penyelidikan dan pengadilan yang terjadi sesudahnya, telah kembali menempatkan kesatuan Kopassus dalam
HomeAnalisis

PEMBUNUHAN empat tahanan pada 23 Maret 2013 di Penjara Sipil Cebongan, Yogyakarta, serta penyelidikan dan pengadilan yang terjadi sesudahnya, telah kembali menempatkan kesatuan Kopassus dalam

SETELAH menonton klip-klip seknas Jokowi mempromosikan PDIP, saya pergi menyetrika. Sepanjang melakukannya pikiran melanglang buana. Pemilu 2014 ini saat yang langka, bukan karena Jokowi maju

MENGHADANG Fasisme mungkin terdengar berlebihan, seperti menghadang musuh yang tidak jelas ada. Lagipula, adakah benih-benih Fasisme di Indonesia? Lebih gamblang lagi, kita bisa bertanya: apakah

BURUKNYA persepsi dan penilaian publik atas situasi-kondisi lembaga perwakilan dan partai politik selama ini telah memicu dan menjadi alasan bagi sebagian warga untuk memilih tidak

MAAF adalah kata yang ringan diucapkan. Saya pernah secara tidak sengaja membaca surat Cecilia, anak saya yang masih kelas 4 Sekolah Dasar. Dia menulis permintaan

TERJADI disensus di kalangan gerakan kiri Indonesia menyikapi Jokowi. Secara sangat general, setidaknya tiga posisi telah diajukan:[1] Mendukung Jokowi, bukan demi Jokowi melainkan demi merealisasikan

Tanggapan untuk Ferdiansyah Rivai TULISAN Bung Ferdiansyah Rivai yang agonistik nan pesimis penting untuk ditanggapi, namun bukan untuk membalikkan drama bung Rivai menjadi suatu pertunjukkan

MENJELANG musim pemilu suhu politik di tanah air semakin menghangat. Pasca pencalonan resmi Jokowi sebagai calon presiden (capres) dari PDIP, konstelasi politik terutama di antara

‘Sejarah dunia adalah sejarah pemerasan, apakah tanpa pemerasan sejarah tidak ada? Apakah tanpa kesedihan, tanpa pengkhianatan, sejarah tidak akan lahir? Seolah-olah, bila kita membagi sejarah,

Tanggapan Atas Martin Suryajaya Dalam tulisannya yang berjudul Marxisme dan Propaganda, Martin Suryajaya memaparkan bagaimana seharusnya propaganda Marxis itu dijalankan. Titik berangkat propaganda Marxis, menurut
Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.