
Kaum Progresif dan Penanganan Kasus 65 dalam Bingkai Gerakan Sosial
Tanggapan Untuk Irwansyah KALAU kita membaca tulisan Irwansyah yang berjudul Kepentingan Melawan Histeria Anti Komunis[1], kita dapat menarik kesimpulan bahwa hari ini, di bawah
HomePolitik
Tanggapan Untuk Irwansyah KALAU kita membaca tulisan Irwansyah yang berjudul Kepentingan Melawan Histeria Anti Komunis[1], kita dapat menarik kesimpulan bahwa hari ini, di bawah
SAAT ini, paradigma neoliberalisme telah berkembang begitu luas dan menjadi aliran utama sistem perekonomian dunia seiring dengan perkembangan globalisasi. Globalisasi, dalam hal ini, bermakna peningkatan
PADA 15 Mei 2016, Serikat Perjuangan Rakyat Indonesia (SPRI) menggelar Kongres Rakyat Lawan Penggusuran di Kolong Tol Ir. Wiyoto Wiyono, Penjaringan, Jakarta Utara. Acara yang
SETENGAH abad sudah, setelah kelompok kiri digebuk tanpa ampun. Setelah itu, bukan hanya kiri, tapi juga seluruh aspek kehidupan berubah, menjadi satu dalam tafsir tunggal
“Marxisme adalah isi dada saya” (Soekarno) KITA sedang menghadapi satu situasi kontradiktif. Di satu sisi pemerintahan Indonesia di bawah kepemimpinan Joko Widodo, berusaha membuka fakta
Jawaban untuk Sastro Al-Ngatawi “KAOEM IGAMA! Partij Komunis Indonesia tidak memoesoehi Igama jg. Bagaimanapoen bentoeknja. Djangan pertjaja kepada Provocatie dari imperialis-Belanda dan fascist Djepang”
DISKURSUS seputar Tour de Flores 2016 (TdF) yang masih terus bergulir hingga kini, menggelitik serentak mengganggu perasaan intelektual saya untuk urun rembuk. Dengan pendekatan ekonomi
BANYAK kerancuan timbul dari pemahaman atas konsep Jacques Derrida tentang “pemaafan” (forgiveness). Itu tercermin, misalnya, dari “Maaf”, Catatan Pinggir Goenawan Mohamad (GM) yang baru-baru ini
SUDAH menjadi kebiasaan umum, segala sesuatu yang dilahirkan biasanya akan dikenang dan tak jarang diperingati. Pun halnya dengan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII). Tepatnya pada
DI RUMAH, di kotak lemari tua yang dipenuhi sawang dan debu, saya menemukan buku bersampul kain biru tua berjudul Di Bawah Bendera Revolusi (DBR) jilid
Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.