
Demokrasi Terpimpin Sukarno Bukan Rezim Bonapartis Sayap Kiri
Tidak ada alasan yang cukup untuk menyatakan bahwa Demokrasi Terpimpin Sukarno adalah rezim bonapartis. Lantas, apa corak pemerintahannya kala itu?

Tidak ada alasan yang cukup untuk menyatakan bahwa Demokrasi Terpimpin Sukarno adalah rezim bonapartis. Lantas, apa corak pemerintahannya kala itu?
…dari bagian I Resensi Buku: Judul Buku : Materialisme Dialektis: Kajian Tentang Marxisme dan Filsafat Kontemporer Penulis : Martin Suryajaya Penerbit : Resist Book, Yogyakarta Tahun : 2012 Halaman

SALAH satu kata-kata mutiara yang paling sering dikutip dari Marx adalah “agama adalah candu rakyat”. Sewaktu mendengar kalimat itu pertama kali, saya belum terlalu mengerti

“Minimnya anggaran perlindungan sosial di era pandemi tentu menjadi konsekuensi logis mengingat ia hanya menjadi “pemanis” untuk menekan munculnya perlawanan massa terhadap rezim.”

ADA dua hal yang bagi saya menjadikan penelaahan kembali atas tesis Max Weber yang sudah beredar selama lebih dari seabad ini penting.[1] Pertama, resepsi luas

Proyek eco city di Rempang, Batam, adalah bentuk akumulasi melalui perampasan yang menyebabkan penyingkiran moda penghidupan warga. Megaproyek ini ditopang oleh kebijakan, instrumen kekerasan, maupun pengondisian elite-elite lokal.

Ariel Heryanto, Professor The School of Culture, History and Language Australian National University Judul Buku: Semua untuk Hindia Penulis: Iksaka Banu Penerbit: Kepustakaan Populer

Foto: Wahyu Eka Setyawan SEJARAH panjang perjuangan warga Pakel dalam menuntut hak atas tanahnya menunjukkan bagaimana bayangan mengenai kehidupan di negeri yang merdeka ternyata jauh

Kredit ilustrasi: deniseludwig.blogspot.com GEREJA dan politik? Dua kata ini, setidaknya di Indonesia, nampaknya adalah entitas yang selalu bercerai di dalam satu kalimat. Gereja memaknai
Relevansinya dengan Diskursus Politik Kontemporer Pengantar Civil society sudah menjadi mantra baru dalam konstelasi politik kontemporer. Betapa istilah ini sudah sedemikian berkembang luas, bahkan terjadi

Tanggapan untuk Johanes Danang Widojoko PATUT diakui, tulisan Johanes Danang Widojoko berjudul Sisi Lain Pilkada: Kembali Surutnya Kapitalisme Negara? memberi oase di tengah wacana

SUDAH saatnya menceraikan liberalisme Islam dari kata “progresif”. Kelemahan utama studi yang dilakukan oleh Martin van Bruinessen dkk dalam Conservative Turn: Islam Indonesia dalam Ancaman
Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.