1. Beranda
  2. /
  3. Paling Sering Dibaca
  4. /
  5. Page 49

Paling Sering Dibaca

Kapital dan Ketimpangan di Abad 21

Judul Buku: Capital in the 21st Century Penulis: Thomas Piketty Penerjemah: Arthur Goldhammer Terbitan: The Belknap Press of Harvard University Press Tahun: 2014 OK, saya

Marx-Engels: Tentang Produksi Artistik dan Realisme

Teori Marx yang kerap diaplikasikan untuk membaca relasi antara produksi artistik—dalam konteks ini seni—dengan produksi material—dalam konteks ini ekonomi—adalah teorinya tentang struktur masyarakat. Dalam teori tersebut, Marx melihat bahwa dalam sebuah masyarakat terdapat dua buah struktur, yakni ‘struktur atas’ atau suprastruktur dan ‘struktur bawah’ atau basis. Suprastruktur secara umum terdiri dari entitas kesadaran, sedangkan basis struktur secara umum terdiri dari entitas material. Lebih lanjut, seni—seperti halnya hukum, ilmu, politik, filsafat, ideologi—merupakan bagian dari entitas kesadaran atau suprastruktur, sedangkan ekonomi merupakan bagian dari entitas materi atau basis struktur.

Marxisme dan Kritik Ekonomi-Politik Suara (Bagian I)

DALAM Bab 3 Kapital I, Marx menulis tentang metamorfosis komoditas. Bagaimana komoditas beralih-wujud menjadi uang untuk kemudian beralih kembali jadi komoditas yang lain? Apa yang memungkinkan metamorfosis ini? Pertama, mesti ada komoditas. Namun agar ada komoditas, mesti ada proses produksi. Karenanya, syarat pertama metamorfosis ialah keberadaan proses produksi. Kedua, mesti ada uang. Namun uang tak lain daripada mediator yang menghubungkan proses produksi yang berbeda. Karenanya, syarat kedua metamorfosis adalah keberadaan mediator produksi. Ketiga, mesti ada pasar. Apa yang dimaksud pasar ialah ruang tempat transaksi dagang terjadi, lengkap dengan seluruh pengaruh yang dihasilkannya pada transaksi tersebut. Syarat ketiga metamorfosis, karenanya, adalah keberadaan ruang gerak. Proses produksi, mediator produksi dan pasar sebagai ruang gerak—inilah ketiga syarat yang mesti dipenuhi agar sirkuit komoditas-uang-komoditas dimungkinkan.

Pendayagunaan Teknologi Digital dalam Perjuangan Kelas: Kasus Buruh Aice

Kami mengorganisir 665 pekerja untuk membangun sebuah database (basis data) yang menyediakan informasi mengenai detail kontrak kerja, khususnya terkait dengan masa kerja buruh. Basis data ini digunakan sebagai sumber informasi dan dasar dalam memperjuangkan tuntutan buruh menjadi karyawan tetap. Kami menggunakan formulir online yang dapat diisi oleh buruh melalui ponsel masing-masing.

Proyek Rempang Eco City: Prahara Daerah Surga Investasi

Proyek eco city di Rempang, Batam, adalah bentuk akumulasi melalui perampasan yang menyebabkan penyingkiran moda penghidupan warga. Megaproyek ini ditopang oleh kebijakan, instrumen kekerasan, maupun pengondisian elite-elite lokal.

LIBERTARIAN BERSAUDARA: Resensi Buku Anarchy, State, and Utopia dan The Philosopher and His Poor

APA JADINYA bila seorang libertarian-kiri dihadapkan dengan libertarian-kanan? Apakah keduanya akan berdebat secara brutal, atau malah saling memuji satu sama lain? Resensi komparatif ini berangkat dari rasa penasaran itu. Kita akan mengkaji isi pemikiran Robert Nozick dalam karya seminalnya, Anarchy, State, and Utopia (selanjutnya disingkat ASU) dalam perbandingannya dengan pemikiran Jacques Rancière dalam The Philosopher and His Poor (selanjutnya disingkat PHP). Nozick adalah seorang libertarian-kanan yang melegitimasi secara filosofis argumen-argumen Ludwig von Mises, Friedrich Hayek, Murray Rothbard dan kawan-kawannya. Sementara Rancière adalah seorang mantan Althusserian yang berpaling ke anarkisme keperancis-perancisan. Kita akan lihat sejauh mana keduanya berbeda (dalam kata) dan sejauh mana keduanya bersaudara (dalam roh).

Shopping Basket

Berlangganan Konten

Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.