1. Beranda
  2. /
  3. Paling Sering Dibaca
  4. /
  5. Page 222

Paling Sering Dibaca

Kontemplasi Tato

Tidak satu pun orang yang pernah kutemui memiliki kegemaran yang sama denganku. Aku merasa perlu menularkan minat agar aku tak kesepian, itu saja motifku sebenarnya. Ya, aku seorang dari ratusan juta ras Mongoloid yang telah bercampur dengan Deutro-Melayu. Tinggi sedang, kulit kuning kecokelatan, hidung pesek, dan rambut lurus hitam. Namun, yang menjadi identitas kuat di sini adalah… justru aku tidak bertato.

Mengapa Gerakan dan Politik Islam (Gemar) Melayani Kekuasaan?

TERDAPAT optimisme yang kuat dari sejumlah peneliti dan pengamat gerakan Islam, bahwa gerakan Islam adalah suatu kekuatan besar yang dapat menjadi elemen penting dari perubahan sosial di Indonesia. Kajian Hefner, misalnya, menyoroti tentang kekuatan kelompok Islam sipil dan demokratik sebagai tulang punggung demokrasi di Indonesia (Hefner 2000; Ramage 2002). Telaah serupa, dengan tekanan yang berbeda, juga pernah disuarakan oleh Eko Prasetyo yang menyebut bahwa kelompok Islam fundamentalis juga memiliki modal sosial yang tak kalah berharganya: barisan massa yang aktif dan militan, sikap oposisional terhadap imperialisme Barat, serta gaya hidup yang bertolak belakang dengan kultur kapitalisme (Prasetyo, 2003). Lalu, bagaimana situasi yang terjadi hari ini? Masihkah gerakan Islam mampu menjadi tulang punggung penantang kekuasaan? Ataukah gerakan-gerakan ini hanya melayani kekuasaan? Lalu bagaimana gerakan Islam mesti meletakkan diri?

Kesatuan dalam Keragaman

SEJARAH gerakan Kiri, di seluruh dunia, adalah sejarah perlawanan, kemenangan, ditumpas, kalah, dan bangkit kembali. Di Indonesia, sejarah ini mengikuti denyut napas proses ‘menjadi Indonesia.’

Kado Kegagalan Widjojonomics?

Krisis ekonomi yang dialami Indonesia pada 1997-1998 lalu ternyata tidak lebih dari sebuah isapan jempol belaka. Demikianlah kesan pertama yang muncul dalam benak saya ketika

Liberalisme di Negara Kapitalis Pinggiran

PASKA reformasi 1998, perbincangan mengenai liberalisme mewakili dua kecenderungan. Pertama, tema ini dibincangkan dan diperdebatkan pada tataran abstrak-filosofis. Kebebasan (from and/or for), pluralisme, inklusivisme, dan

Martir

MUNGKIN tanggal itu sudah lama kisut: 14 Desember 1825. Serombongan tentara—rata-rata masih muda—berdiri di lapangan St. Petersburg, Rusia. Konon jumlahnya 3.000 orang. Mereka hanya diam

Won’t Get Fooled Again: Sebuah Mixtape

KALAU saya sedang membicarakan soal pemilu, saya tak bakal langsung bicara hal-hal yang signifikan seperti perkiraan persentase golput, pentingnya pemilih muda atau urgensi menyusupkan agenda

Terbaru di Rubrik Kajian

Propaganda, Kuasa, Dan Pengetahuan Genealogi Ilmu Komunikasi di Indonesia, Suatu Penelusuran Awal Pengantar PERKEMBANGAN ilmu komunikasi di Indonesia dan berbagai kegiatan penerapannya sangat berkembang dalam

Kapok

RUBASLOV, seorang Bolshevik tua, dijebloskan ke penjara. Tuduhan yang ditimpakan pada dirinya cukup gawat: menyingkirkan pemerintah dari tanah air revolusi. Pengadilan Moskow memutuskan—tanpa ragu: Rubaslov

Shopping Basket

Berlangganan Konten

Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.