
Marxisme dan Neurosains
Kredit ilustrasi: University of Bordeaux APA yang ada di bayangan kamu ketika mendengar neurosains? Sebelum mengetahuinya dari dosen dan teman sekampus, saya pasti berpendapat bahwa

Kredit ilustrasi: University of Bordeaux APA yang ada di bayangan kamu ketika mendengar neurosains? Sebelum mengetahuinya dari dosen dan teman sekampus, saya pasti berpendapat bahwa

Tanggapan Untuk Musa Maliki DALAM tulisan terdahulu di IndoPROGRESS[1], saya telah menjelaskan tentang bagaimana mengarahkan kritik terhadap dunia pendidikan di Indonesia, secara lebih khusus

Kredit foto: democracyandclasstruggle.blogspot.com Tanggapan atas tulisan Bagus Anwar yang berjudul “8 Tesis Politik Alternatif”. KAMPANYE politik alternatif selalu mengemuka tiap 5 tahun sekali, persis seperti

Bagaimana Prabowo dan Jokowi menampilkan diri mereka sebagai pelanjut presiden pertama Indonesia, Soekarno. PENIRU Soekarno yang mana yang akan Anda pilih? Yang mengenakan peci

Cak Tarno dan kedai bukunya. Kredit foto: Cak Tarno Institute (CTI) – WordPress.com KIOS buku itu kecil saja. Lima orang berada di dalamnya, ia sudah

Kredit ilustrasi: Alit Ambara (Nobodycorp) ADA dua idiom yang tengah santer di kuping kita hari-hari ini. “Kecil” dan “Insignifikan.” Gerakan kiri, katanya, “kecil” dan
Ilustrasi gambar oleh Dadang Christanto 50 TAHUN yang lalu, saya bayangkan ada malam-malam panjang di mana banyak orang diciduk, dibawa diam-diam, untuk kemudian dihabisi.

Rio Apinino, anggota redaksi Left Book Review IndoPROGRESS dan Sekjen Serikat Mahasiswa Progresif UI (SEMAR UI) Judul: Rebuilding the Left Penulis: Marta Harnecker Penerbit:

(Sebentuk Apresiasi atas Buku Hersri Setiawan Memoar Pulau Buru I)[1] Budi Irawanto[2] Ibergekumene tsores iz gut tsu dertseylin. Troubles overcome are good to

Islam mendorong kita untuk berpengetahuan, memahami kontradiksi dalam sistem sosial, ekonomi, dan kesehatan kita, dan mendorong penyelesaian masalah secara ilmiah.
MARILAH kita bayangkan sebuah situasi yang tak jarang kita jumpai. Salah seorang kenalan lama yang baru saja bertemu kembali berdiskusi dengan kita tentang situasi politik dan ekonomi aktual. Dalam tahap tertentu pembicaraan itu, mengetahui bahwa kita adalah Marxis atau bersimpati pada Marxisme, ia kemudian melontarkan pertanyaan yang tipikal: ‘Tapi bukankah analisis Marxis tentang kapitalisme terbukti keliru? Nyatanya, kapitalisme tak niscaya runtuh seperti diprediksi Marx. Malah sebaliknya, sekarang kapitalisme tumbuh subur di mana-mana. Bukannya itu menunjukkan bahwa Marxisme gagal?’

SALAH satu hal yang selalu menarik perhatian saya dalam mengamati perkembangan kasus Lapindo adalah mengamati strategi Grup Bakrie dalam mendayagunakan jejaring sosial, politik, dan ekonomi
Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.