1. Beranda
  2. /
  3. Harian Indoprogress
  4. /
  5. Page 41

Harian Indoprogress

Sejak mula, janji “transisi ekologi” ini ketika diterapkan pada isu pemanasan global dinyatakan secara ambisius dan gamblang: “tangan tak terlihat (invisible hand)” pasar diyakini mampu menekan emisi gas rumah kaca (greenhouse gas emissions) sekaligus menjaga tingkat keuntungan tetap tinggi.
Benarkah Republik Islam sudah berada di tepi kehancuran? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, perlu ditelaah empat aktor utama dalam dinamika saat ini: rezim yang berkuasa, rakyat, oposisi, dan kekuatan eksternal.
Indonesia memiliki beragam masalah kompleks yang sudah struktural hingga sulit untuk dibenahi. Segala keindahan yang ada di Indonesia seperti terbenam oleh kebobrokan tingkah polah manusia yang mengelola negara ini.
Begitu ekonomi politik industri minyak benar-benar dibedah, penjelasan “ini semua tentang minyak” mulai kelihatan rapuh.

Harian Indoprogress

Merayakan Marx Tua: Wawancara Marcello Musto (Bagian I)

“…mitos “Marx Muda” – yang dipopulerkan oleh Louis Althusser dan mereka yang berargumen bahwa Marx muda tidak patut dianggap sebagai bagian dari Marxisme – adalah kesalahpahaman utama dalam sejarah studi Marx.”

Kekayaanlah yang Semestinya Dipajaki, Bukan Komoditi

“Persoalan pajak adalah soal keadilan yang fundamental bagi sebuah masyarakat. Oleh karenanya tidak akan pernah ada cara mudah untuk mengatasi kerumitannya. Political will saja tidak akan pernah memadai untuk keperluan ini. Dibutuhkan pula political capabilities dan economic savvy untuk melihat persoalan pajak.”

Marxisme dan Vo Nguyen Giap

“…Giap sadar betul bahwa peperangan jangka panjang ini tak mungkin dimenangkan hanya dengan ide-ide dan perut yang kelaparan.”

Shopping Basket

Berlangganan Konten

Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.