
Meraba Wajah Hukum Rezim Prabowo-Gibran: Sketsa Awal
Proyeksi kondisi hukum paling kuat di bawah rezim Prabowo-Gibran selama lima tahun ke depan adalah menguatnya negara hukum otoritarian.

Proyeksi kondisi hukum paling kuat di bawah rezim Prabowo-Gibran selama lima tahun ke depan adalah menguatnya negara hukum otoritarian.

Dosen kini dipahami sebagai pekerjaan yang berfungsi sekadar menghasilkan lulusan siap kerja, “produk” yang “layak” memenuhi kebutuhan pasar. Para pembelajar pada akhirnya hanya sebagai “produk akhir” untuk kebutuhan industri.

Tulisan ini akan menunjukkan bahwa sudah tiba saatnya bagi kesarjanaan hukum Indonesia untuk menyadari karakter politiknya di dalam sistem hukum sebagai arena tarung akumulasi kuasa.

Jika kelas menengah dapat melampaui kesadaran individual dan konsumtif menuju kesadaran kolektif, mereka masih memiliki potensi untuk menjadi agen perubahan sosial yang memperjuangkan keadilan bagi seluruh masyarakat.

Tulisan ini akan menawarkan alternatif dalam membaca kepemimpinan nasional. Selanjutnya menerapkan cara baca tersebut pada Prabowo untuk, pada akhirnya, mendiskusikan kembali masa depan demokrasi.

Partai Buruh lahir dari rahim gerakan, sehingga metode dan taktik yang digunakan seharusnya bercorak gerakan, bukan dengan manuver mendukung kekuasaan pemodal yang menindas rakyat.

Apabila harus memilih satu kata yang paling penting dari pemikiran Fredric Jameson, menurut saya itu bukanlah “kapitalisme” atau “kelas”. Kata itu adalah: utopia.

Revitalisasi Danau Rawa Pening, Jawa Tengah, memiliki potensi melanggar hak-hak warga, termasuk hak milik atas tanah dan hak atas penghidupan yang layak.

Reformasi kepolisian tak bakal pernah berhasil. Maka dari itu, di Amerika, ada usul untuk “membubarkan” institusi tersebut. Hal tersebut juga mungkin relevan di Indonesia.

Absennya penjelasan yang lengkap kerap menghasilkan imajinasi buntu dalam gerakan sosial, padahal tugas akademisi adalah memberikannya secara rapi sehingga celah–retak sistem dapat terpetakan untuk kemudian diisi gagasan dan praktik radikal.
Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.