
Arief Budiman dan Masa Depan Marxisme di Indonesia
Neo-Marxisme populer di indonesia tahun 1980-an berkat Arief Budiman

Neo-Marxisme populer di indonesia tahun 1980-an berkat Arief Budiman

Kredit ilustrasi: Yohanes Andreas Iswinarto SAAT ini gerakan Kiri sedang dalam keadaan terpuruk di hampir segala front: teori, politik, dan organisasi. Secara objektif (dalam relasinya

BEBERAPA waktu lalu, IndoPROGRESS menurunkan artikel bertajuk Mengapa Kami Menolak Panas Bumi di Gunung Slamet? Tulisan itu, seperti biasanya tulisan yang muncul di laman ini,

The muse of history. Kredit ilustrasi: Alit Ambara (Nobodycorp) PADA 18 Oktober lalu, pemerintah Amerika Serikat mempublikasikan dokumen-dokumen rahasia terkait Peristiwa G30S 1965.

BAGAIMANA kita menilai perkembangan gerakan buruh saat ini? Buat saya, secara organisasi gerakan buruh mengalami kemajuan yang sangat pesat dibandingkan 15 atau 20 tahun lalu.

Kredit ilustrasi: Alit Ambara (Nobodycorp) PESTA Pilkada DKI Jakarta, telah usai. Pemenangnya sudah ditentukan. Lalu apa yang tersisa? Kegembiraan, pesta, kesedihan, penyesalahan, dan rasa

Kredit ilustrasi: Alit Ambara (Nobodycorp) SALAH satu peristiwa yang paling menonjol di tahun 2016 lalu, adalah mengemukanya fenomena berita-berita Hoax (berita yang diada-adakan alias

EDITORIAL kita beberapa waktu lalu yang mengajukan tesis tentang prioritas Politik Kelas atas Politik Identitas, telah memunculkan serangkain pertanyaan: “Apakah kelas adalah subjek yang homogen?”;

MOMEN kontestasi Pilkada DKI kini memasuki putaran yang makin garing, yakni bergulirnya kembali sentimen SARA setelah sebelumnya tertimbun oleh isu ketidakadilan sosial dan diskriminasi yang

KALAU kita membaca sejarah perkembangan ekonomi, maka ia tidak pertama-tama berlangsung secara aman dan damai. Sejarah pembangunan ekonomi (ekspansi, eksploitasi, dan akumulasi), selalu diawali dengan
Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.