1. Beranda
  2. /
  3. Harian Indoprogress
  4. /
  5. Page 163

Harian Indoprogress

Dalam tradisi politik Syiah, kematian di tangan musuh memiliki makna yang sangat khusus. Karbala dan gugurnya Imam Hussain bukan sekadar kisah sejarah—keduanya adalah bahasa hidup yang terus membentuk kesadaran politik dan keagamaan, di mana menderita karena kezaliman justru melahirkan kewibawaan moral.
Dalam kerangka neokolonialisme, negara-negara yang ditaklukkan tetap berdiri secara formal, lengkap dengan institusi-institusi lokalnya yang berfungsi menjaga keutuhan sosial masyarakat. Namun kedaulatan mereka sesungguhnya telah terpecah-pecah. Pengerukan kekayaan ke luar negeri dan campur tangan terhadap dinamika politik dalam negeri berlangsung atas seizin dan keterlibatan para birokrat politik domestik sendiri.
Berangkat dari pemikiran mereka, dan terutama dari Mad World, kita punya seruan akhir yang jelas, yakni memperjuangkan penyediaan dukungan kesehatan mental yang gratis, nonhierarkis, mudah diakses, dan dikendalikan oleh komunitas.
Kiri Internasional harus menunjukkan solidaritas dan empati yang penuh serta tanpa syarat terhadap pemberontakan ini. Tentu saja, solidaritas semacam itu tidak menutup ruang bagi kritik.

Harian Indoprogress

Buruh Dalam Cengkeraman Globalisasi

Kredit foto: kompasiana.com   ISU PERBURUHAN kembali menjadi berita hangat. Media Eropa ramai dengan berita perlawanan jutaan rakyat Perancis yang tumpah ruah di jalan menentang

Pemilu Lokal di Kuba

Fidel Castro sedang memberikan hak suaranya pada pemilu nasional/lokal Kuba, 2010. Kredit foto: Reuters/Ismael Fransisco/Cubadebate.Handout   BANYAK kalangan berpendapat, bahwa komunisme tidak mengenal kosakata demokrasi.

Willy Aditya: Ini Rejim ‘Tukang Kantau’

BARU setahun pemerintahan SBY-JK berkuasa, kebijakan-kebijakan ekonomi yang ditempuhnya makin menyengsarakan rakyat. Hanya dalam waktu setahun, rejim ini telah menyangkal janji-janjinya selama masa kampanye pemilu.

Kutuk Herbert Feith

BAGI para pengkaji sejarah politik Indonesia modern, nama Herbert Feith adalah salah satu yang tak bisa dilewatkan. Bukunya, The Decline of Constitutional Democracy in Indonesia,

Shopping Basket

Berlangganan Konten

Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.