1. Beranda
  2. /
  3. 2014
  4. /
  5. Page 2

2014

Pulang

Mama, perempuan tinggi besar berkulit kuning bermata kecil. Rambutnya ikal panjang. Suka bercelana panjang kudorai dan gaun sebatas betis, naik motor besar dan berkeliling kota

LKIP Edisi 23

Kritik – Wiji Thukul, Mata Sejarah dalam Budaya Bisu Kritik – Pemberontakan PKI 1926-27 dalam Dua Teks Sejarah Teori – Pemuda, Remaja, dan Alay: Dari

Aku Bin Atang

NAMAKU Aku. Bapakku Atang. Aku bin Atang. “Ku,” seru teman-temanku, “Kenapa kamu suka jadi benalu?” Mengapa teman-temanku bisa ngomong begitu, akan kuceritakan padamu. *** DI

Wiji Thukul, Mata Sejarah dalam Budaya Bisu

BAHASA seperti sebuah jalan. Beraspal, semen beton, jalan tanah, becek, atau berundak-undak turun dan naik. Bahasa dalam puisi-puisi Wiji Thukul seperti jalan dari tanah, masih menyisakan

Pemberontakan PKI 1926-27 dalam Dua Teks Sejarah

Disampaikan dalam “Borobudur Writers & Cultural Festival”, Borobudur, 15 November 2014. I   DALAM historiografi nasional yang resmi dan dominan sejak masa Orde Baru, pemberontakan Partai

Pengantar Ideologi

[Teks berikut sebelumnya disampaikan pada kesempatan Karya Latihan Bantuan Hukum (Kalabahu) untuk buruh se-Jabodetabek yang diadakan oleh LBH Jakarta. Karena tujuannya demi pelatihan dasar tentang

Gerakan Mahasiswa, Riwayatmu Kini!

“Tugas Seorang sarjana adalah berfikir dan mencipta yang baru. Mereka harus bisa lepas dari arus masyarakat yang kacau, tapi mereka tidak bisa lepas dari fungsi

Surat Jalan

SEWAKTU saya kecil sampai remaja awal, banyak yang konstan dalam hidup saya. Dua di antaranya adalah Presiden Republik Indonesia selalu Soeharto, sementara salah satu Ketua

Shopping Basket

Berlangganan Konten

Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.