Irza A. Syaddad

Haji

KETIKA masih duduk di bangku Madrasah Ibtidaiyah, guru fiqh saya bercerita, kalau kita ingin mengetahui miniatur padang Mahsyar, kita dapat melihatnya di Arafah, saat jamaah

PKB, NU dan Khittah yang Ambigu

SEPERTINYA, perseteruan antara Nahdlatul Ulama (NU)—yang direpresentasikan dengan kiai-kiai khittah 1926—dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) —baik kiai yang—dalam frasa sinis Azyumardi Azra— ‘political oriented’ maupun

Shopping Basket

Berlangganan Konten

Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.