
Antonius Made Tony Supriatma: “Reformasi TNI Gagal Total”
Left Book Review (LBR) Indoprogress edisi kali ini memuat wawancara Coen Husain Pontoh, Pemimpin Redaksi IndoPROGRESS, dengan Antonius Made Tony Supriatma, Pengamat Militer dan Peneliti

Left Book Review (LBR) Indoprogress edisi kali ini memuat wawancara Coen Husain Pontoh, Pemimpin Redaksi IndoPROGRESS, dengan Antonius Made Tony Supriatma, Pengamat Militer dan Peneliti
Hari itu, udara bagaikan tungku.
Sementara berhala kekuasaan
telah lama menggantikan Tuhan.
Mesin jagal bak taring srigala,
siap mengerkah siapa yang beda warna
siap menggilas lagi yang lain ideologi.

Kredit ilustrasi: Yohanes Andreas Iswinarto SAAT ini gerakan Kiri sedang dalam keadaan terpuruk di hampir segala front: teori, politik, dan organisasi. Secara objektif (dalam relasinya

PADA hari perayaan kemerdekaan tahun ini, di sebuah pojok dinding dekat perempatan jalan sekitar pinggiran selatan perbatasan Jakarta, terpajang sebuah spanduk coretan pylox bertuliskan “Tak
TULISAN ini merupakan catatan-catatan yang diambil dari beberapa sumber yang menginterpretasikan dan mengontekstualisasikan Leninisme. Sebagaimana ditunjukkan di bawah, interpretasi tentang Leninisme itu sendiri, khususnya konsep

DALAM berbagai kesempatan, saya telah banyak memberikan kritik terhadap pola beragama masyarakat Muslim Indonesia yang kian hari menjadi semakin konsumtif. Dalam pola keislaman seperti ini,
Nezar Patria NASIONALISME, bagi generasi Indonesia hare gene, mungkin bukan termasuk barang asyik ditimbang, dibedah, atau dipikirkan kembali. Banyak orang menyimpulkan, kita berada pada senjakala
OBITUARI “Dia (Kelly) memperjuangkan kemiskinan di tengah hutan bersama dinginnya udara, bukan di hotel-hotel berbintang.” Mgr. John Philip Sakli Pr, Uskup Keuskupan Timika KELETUS Kelly

Buruh PT Shinwon memegang poster tuntutannya dalam sebuah aksi protes di Jakarta. Sumber foto: LIPS Tulisan ini terdiri dari dua bagian. Bagian pertama bisa dibaca

Tidak ada yang namanya homofobia. Itu bukan jenis fobia. Mereka tidak takut. Mereka benci. Dan kebencian terhadap homoseksualitas bukan phobia. Itu kejahatan. BEBERAPA hari ini

ADA hantu berkeliaran di kampus-kampus—hantu militerisme. Terhitung sejak dua tahun terakhir, muncul tren membuat kuliah umum atau public lecture di kampus-kampus dengan mengundang tokoh

Selera adalah entitas yang paradoksal. Ia terasa sangat personal, tetapi dibentuk secara sosial; tampak otentik, tetapi diproduksi melalui sirkulasi makna yang terus-menerus direproduksi.
Daftarkan email Anda untuk menerima update konten kami.