Orang Bajo di Surga Bawah Laut
Indarwati Aminuddin, sedang menyelesaikan program magisternya di jurusan Leisure, Tourism and Enviroment di Wageningen University, Belanda.
BAJUNG lahir kira-kira 50 tahun lalu. Perawakannya kekar. Kulitnya legam. Ia tampak lebih muda dari usianya. Pada saya ia berkata bahwa angka 50 itu adalah pemberian kepala desa Mola saat ia mengurus Kartu Tanda Penduduk (KTP). Mayoritas to sama—atau peneliti asing menyebut mereka, sea gypsy—tak tahu umur mereka sendiri seperti Bajung. Nenek moyang mereka tak mengenal budaya tulis-baca. Mereka hidup nomaden di laut dan hanya pandai melagukan iko-iko. Lanjutkan membaca