Tentang Bioekonomi dan Sensasi Keseharian
Hizkia Yosie Polimpung, Peneliti dan Manajer Program di PACIVIS Center for Global Civil Society Studies, FISIP UI.
MUNGKIN tidaklah terlalu berlebihan apabila dikatakan bahwa salah satu cara untuk bisa hidup bahagia hari-hari ini terangkum dengan baik oleh slogan sepatu Nike: “Just do it!” Bagaimana … Baca selanjutnya
Ragil Nugroho
Kuba tetap setia pada jalan lain: Sosialisme.
Beratus-ratus tahun Kuba dicambuk penjajahan. Tak usah kita sisir penderitaan yang mereka alami. Kita pasti tahu, negeri yang terjajah tak ada yang bahagia: muram dan tak ada humor. Yang ada hanya satire.… Baca selanjutnya
Iqra Anugrah, Kandidat Master ilmu politik di Ohio University, AS
‘Kau yang telah membunuh Palme mungkin tahu kalau kau telah menembak mati seorang merpati perdamaian
Tapi kau tak pernah tahu bahwa pelurumu
Yang menembus dadanya
Justru melepaskan jutaan merpati-merpati perdamaian yang baru
Yang tak pernah bisa kau tumpas’… Baca selanjutnya
Mohamad Shohibuddin, mahasiswa doktoral di University of Amsterdam, Belanda.
Pengantar
BANYAK diskusi mengenai reforma agraria di tanah air, dalam kesan saya, kerap tidak jelas arahnya karena mereka yang berdebat sering membayangkan ‘titik koordinat’ berbeda saat sama-sama berbicara reforma agraria. Hal ini tak ubahnya seperti berdebat pada ‘arah … Baca selanjutnya
Martin Suryajaya, mahasiswa STF Drijarkara, jakarta, aktif di Forum Komunitas Marx
POLITIK tampil pada kita—kelas menengah kota Indonesia—sebagai timbunan kebusukan moral yang menggunung: sebagai korupsi, sebagai permainan kekuasaan, sebagai jual-beli suara. Kita mencita-citakan suatu pemerintahan yang bersih, yang baik, yang tak durjana. Kita punya hak untuk itu sebagai anggota dari … Baca selanjutnya
Ragil Nugroho
PEMBERONTAK, menurut Albert Camus, yaitu orang yang berkata tidak dan ya sekaligus. Ia berkata tidak terhadap penindasan yang menderanya; berkata ya sejak pertama kali akan memberontak. Pram dan Arok merupakan tipe pemberontak yang dikatakan Camus.
Sebagai pemberontak, Pram menuliskan novel Arok Dedes. Entah mengapa, novel ini lebih … Baca selanjutnya
Martin Suryajaya, mahasiswa STF Drijarkara, Jakarta dan aktif di Forum Komunitas Marx
ARTIKEL Mohamad Zaki Hussein yang berjudul Ideologi dan Reproduksi Masyarakat Kapitalis, yang merupakan pengantarnya untuk diskusi tentang artikel Louis Althusser, Ideology and Ideological State Apparatuses, sangat menarik untuk diperbincangkan lebih lanjut.
Dalam semangat memperkaya diskusi … Baca selanjutnya
Resensi Buku
Marco Mateus Goncalves, Peneliti Sejarah Sosial, tinggal di Dili, Timor-Leste.
![If You Leave Us Here, We Will Die”: How Genocide Was Stopped in East-Timor [cover] If You Leave Us Here, We Will Die”: How Genocide Was Stopped in East-Timor [cover]](http://indoprogress.com/wp-content/uploads/2012/01/GR-book.jpg)
Judul buku: “If You Leave Us Here, We Will Die” : How Genocide Was Stopped in East-Timor
Penulis : Geoffrey Robinson
Penerbit : Princeton University Press, 2010.
Tebal : 344 pp.
MANTAN Panglima F-FDTL (Angkatan … Baca selanjutnya
Ken Buddha Kussumandaru, anggota Perhimpunan Rakyat Pekerja (PRP)
Prolog
Marx, tentang Emansipasi (On The Jewish Question, 1844):
But, the completion of the idealism of the state was at the same time the completion of the materialism of civil society. Throwing off the political yoke meant at the same … Baca selanjutnya